Ads Header

Pages

Tampilkan postingan dengan label Cerita Sex IGO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Sex IGO. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

Kusemburkan Sepermaku Di Payudara Dan Mulu Gadis Cantik Itu

Cerita Nafsu Birahi - Sekarang saya kuliah di perguruan tinggi swasta di Bandung. Pengalaman ini saya alami 1 tahun yang lalu tepatnya Oktober 2014.

Saya termasuk anak yang pandai bergaul. Tapi sayang kebanyakan teman saya di kuliahan rata-rata pria. Hal ini dikarenakan pacar saya 1 kelas dengan aku. Jadi sulit untuk melihat kesana dan kesini. Saya pacaran pacar saya (sebut saja namanya Ina) saat itu hampir 5 tahun, tapi sekarang kita udah putus.



Kami pacaran dari SMU, dan hubungan suami-istri sudah sering kami lakukan.

Hingga suatu saat pada bulan september saya bertemu dengan teman lama di sma dan satu kuliahan dengan saya. Sebut saja namanya Novi. Saat smu novi termasuk anak yang paling cantik di sekolah. Suatu kebanggaan bagi kaum pria jika berhasil berteman apalagi menjadi pacarnya. Tapi hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menjadi temannya. Dalam berteman ia selalu memilih-milih, apalagi dalam menjadi pacar. Saat itu pun aku tidak berhasil menjadi temannya.

Wajar jika dia tidak mau berteman dengan ku karena aku hanya cowok biasa yang mempunyai tampang biasa juga.

Novi adalah cewek idola disekolah kami. Hampir semua anak dari kelas 1-3 mengenal dia. Dia termasuk anak orang kaya dan pintar. Kalau dibilang ukuran tubuhnya hampir mendekati sempurna ditambah dengan adanya tahi lalat di bawah bibir. Bibirnya tipis dan ukuran dadanya pun ditaksir kira-kira 34B. ditambah dengan badannya yang ideal dan kulitnya yang kuning bersih.

Kejadian ini terjadi pada awal september, saat saya bersama dengan Ina hendak makan siang di belakang kampus. Tidak sengaja kami berdua berpapasan dengan Novi. Kami pun senyum duluan dan sesudah itu dibalas dengan senyuman dan ucapan oleh Novi. “Masih awet yah dari sma”? katanya. Kami hanya membalas ucapan dia dengan senyuman saja. Melihat body nya yang aduhai membuat saya ingin memiliki dia, tapi mana mungkin pikir ku.

Keesokan harinya saya terlambat kuliah dan tidak diijinkan masuk oleh dosen, karena saya terlambar lebih dari 15 menit. Dengan kesal saya memaki-maki dosen dalam hati, karena jarak dari rumah ke kuliahan cukup jauh. Tidak sengaja ketika turun dari tangga saya melihat Novi sedang duduk di teras sendirian. Saat itu saya memberanikan diri untuk menyapa dia, mumpung gak ada Ina. Saya langsung duduk disebelah Novi dan berkata, “ga ada kuliah vi”? tanyaku. Novi langsung menjawab “ga ada dosen tuh”? “kamu sendirian, mana Ina”? tanya dia. “ga ada, aku sendirian”. Saat itu ga sengaja aku ngelihat ke bagian dadanya sebentar. Ya ampun, antara kancing atas dan bawahnya sedikit kebuka dan kelihatan bentuk dadanya yang kuning bersih. Saat itu aku langsung melihat mukanya lagi sambil jantung ini berdetak lebih keras, dan kamipun melanjutkan pembicaraan kira-kira 1/2 jam lamanya.

Setelah itu saya masuk kuliah jam 09.30. Di dalam kelas saya tidak bisa kosentrasi belajar, pikiran selalu tertuju pada muka dan dada Novi yang kenyal. Dalam hati ku berfikir, gimana caranya tuk dapatin Novi dan bodinya. Selama 1 jam aku berfikir terus, dan aku mulai dapat ide tuk deketin dia. Setelah itu kususun rencana serapi mungkin agar gak kelihatan kalo semua itu sudah aku atur.

Pulang kuliah gak sengaja aku ketemu dengan Novi. Dia sedang melihat papan pengumuman. Aku diam sebentar karena ku akui aku juga grogi setengah mati. Setelah agak tenang sedikit aku mulai mendekati dia. “Hei, lagi ngapain?” tanyaku. “hei, ketemu lagi, lagi liat pengumuman nih.” Jawab dia. “eh vi, tau gak jalan pasir pogor dimana?” tanyaku. Sebenarnya aku sudah tahu dimana jalan pogor itu. Sengaja aku pilih jalan itu karena jalan pasir pogor melewati rumahnya dulu.

“Kalo ga salah di deket Ciwastra deh? Emang mo ngapain kesana?” jawab dia. Wah kena juga nih, pikir ku. “mo ketemu temen aku di sana, Cuma ga tau jalannya kemana. Kalo ga salah rumah kamu di daerah Ciwastra kan?” pancing aku. “iya, emang kenapa?” “Anterin donk kesana, ntar aku anter balik dech ke rumah kamu”. “gimana yah, soalnya temenku ada yang mo nganterin balik, tapi ya udah dech aku ngomong bentar ama temen aku, kamu tunggu aja di kopma yah?” jawab dia. Wuihh, rencana ku berhasil nih.

Tidak sampai 10 menit Novi menghampiri ku yang sedang duduk bersama temenku. “ayo, mau balik sekarang?” dengan gesit aku berdiri dan pergi bersamanya. Temanku hanya bengong, karena tidak menyangka aku akan jalan bareng ama Novi. Kami pergi menuju tempat parkir mobil, karena aku saat itu memakai mobil Feroza.

Di tengah perjalanan kami hanya berbicara mengenai masa sma dan mengenai ina. Tapi setiap pembicaraan mengarah pada Ina, aku selalu bilang kalo aku sudah putus dari Ina. Dan aku bilang ama Novi supaya jangan ungkit-ungkit masalah Ina lagi. Mobil sengaja kuperlambat supaya aku dapat bicara lebih lama dengan dia. Dan saat itu, kancing baju atasnya terbuka dan dia duduk sambil miring ke pintu mobil. Sehingga kelihatanlah BH nya yang berwarna hitam. Aduh ma, ucapku. Ngga terasa kontolku sudah mengeras. Ku coba diam sejenak, karena kalau salah sedikit sikapku maka gagal juga tuk dapetin bodinya.

Setelah ditunjukin jalan pasir pogor, aku pun mengantarnya balik. Sesampai nya didepan pintu rumah yang lumayan mewah, ia berkata sambil tersenyum. “makasih yah, dah mo nganterin. Mo masuk dulu ga ke rumah?” wah kesempatan nih pikirku. Tapi rencana sih harus tetap kujalanin. “ga deh vi, makasih. Lain kali aja yah, aku mesti ke pasir pogor lagi nih. Oh ya, besok balik jam berapa? Bareng yuk?” pancing aku. “Besok aku balik jam 9.30, ya udah kalo mau nganterin tungguin di papan pengumuman besok yah?” wah, rencana pertama aku sukses nih. Tinggal jalanin rencana ke 2.

Besoknya aku sudah stand by di papan pengumuman. Dan tak lama kemudian novi datang menghampiriku. “mo nganterin lagi nih, kalo mau sekarang aja”, tanyanya. “ayo dech sekarang aja”. Jawabku. Dalam hati ini juga deg-degan banget. Bukan karena mau jalan ama Novi, tapi takut ketahuan ama Ina. Wah bisa berabe nih urusan kalo ketahuan. Akhirnya kamipun pulang samaan. Di tengah perjalanan pulang kami ngobrol sampai terbahak-bahak. Memang aku pintar untuk membuat orang lain ketawa, dan kuakui itulah kelebihan ku dalam menaklukan hati wanita. Ditengah tawa kami akupun mulai bertanya kesukaan dia? Saat itu terpikir oleh ku untuk mengajak dia berenang, karena dengan berenanglah aku dapat melihat bodinya secara langsung. Memang Novi selama di smu tidak pernah 1 kali pun ikut pelajaran berenang, entah kenapa? “mau kemana lagi ntar habis nganterin aku?” “Aku mau berenang nih vi, kamu bisa berenang gak?” pancing aku. “gak bisa nih” jawab dia.

“Ya udah, kamu mau berenang samaan ga ama aku, ntar aku ajarin dech” jawab aku. “tapi aku gak punya baju renang, soalnya aku gak suka renang sih”! Katanya. “yah kamu cari dulu donk, ntar kalo ga ada kan beda urusannya lagi, jadi besok jam 2 sore yah?” tanyaku. “iya deh jam 2 sore jemput aku di rumah yah” jawabnya. Sesudah itu aku anterin dia balik kerumahnya. Sesudah itu aku hanya tertawa kecil dan menggumam, “udah kena perangkap aku nih, tinggal rencana ke 3 nih besok. Wah, udah kebayang bentuk dadanya, pahanya dan sentuhan tangannya saat aku ajarin dia berenang besok, terlebih tangannya di tumbuhin bulu-bulu halus”.

Besoknya kamipun pergi berenang samaan ke pemandian Cipaku. Saat ganti baju aku sudah membayangkan bentuk dadanya, pahanya yang putih dan lain-lainlah pikiran ku saat itu. Saat ketemu hati ku langsung berdetak lebih kencang, karena Novi yang ada di depanku sekarang sedang memakai baju renang. Dan dadanya mulai kelihatan sedikit menyembul ditambah dengan pahanya yang indah banget. Suerr, kontolku saat itu langsung tegang terlebih dia menggandeng tanganku menuju tempat penyimpanan tas di samping kolam renang.

Sesudah itu aku pun langsung masuk ke kolam renang dan disusul oleh dia. Dan saat itu mulai aku mengajari dia sebatas aku bisa. Saat memegang tangannya terasa jantung berdetak lebih cepat. Tangannya halus banget. Ditambah senyuman bibirnya yang tipis dan merah. Hampir 1/2 jam aku mengajari dia berenang. Tapi kontol ini masih tegang terus. Pada saat aku sedang mengajari dia berenang tak senggaja dia menyenggol batang kemaluanku karena saat itu aku sedang mengajari dia gaya katak. Aku malu banget, karena takut dipikir novi, belom apa-apa sudah tegang duluan. Tapi aku coba buang pikiran itu jauh-jauh.

Saat itu aku sudah tidak bisa mengendalikan diri lagi. Dengan sengaja saat dia hampir tenggelam sengaja aku peluk dan dekatkan kontolku di depan atau di belakang dia. Dan dengan sengaja juga aku mencoba agar tanganku sekali-kali mengenai dadanya dia. Rencana ku berhasil, kami semakin akrab saja. Tapi aku ngga tahu, apa mungkin ia suka ama aku, atau hanya sebatas teman. Kami berenang hampir 2 jam.

Sesudah itu aku terlebih dahulu mengajaknya pulang karena hari hampir malem jam 6 malam. Kami makan di hoka-hoka bento yang ada di jalan setia budi. Dan dalam perjalanan pulang pun kami masih tertawa bersama. Dalam hatiku berkata, sebentar lagi kamu masuk dalam pelukan ku vi! Sesampainya di rumah novi, ia mengajak aku masuk supaya minum the dahulu. Kesempatan ini tidak ku sia-siakan lagi. Inilah rencana akhirku. Aku masuk dan duduk disebelah dia sambil posisi 1/2 tidur. 15 menit kami mengobrol. Otak ku berputar terus saat kami ngobrol bersama. Dalam pikiran ku, gimana aku dapat menyentuh dia, sedangkan dari novi tidak ada sinyal sama sekali pada ku.

Sampai pukul 7.20 aku masih terdiam. Sampai suatu saat Novi bertanya padaku. “maaf yah kalo ini nyakitin kamu, cuma aku mau nanya. Kenapa kamu kok bisa sampai putus dari Ina, kan dia orang nya baik banget”. Wah dengan pertanyaan itu aku mulai dapat ide lagi. “ga tau deh vi, aku juga bingung. Aku ngerasa kita ngga cocok lagi dech”. Kataku. Dengan perasaan sedih aku coba genggam tangan dia sambil berkata,”tapi kamu jangan bilang siapa-siapa kalo aku sama Ina udah putus yah, please..” Ya ampun aku deg-degan banget saat itu, tapi aku coba bersikap tenang. Dia cuma diam saat aku pegang tangannya. “Tenang aja kok, aku bisa jaga rahasia”.

Nafsu ku sudah nggak terkendali lagi, terlebih ruang tamu saat itu terutup rapat. Dan saat itu penghuni rumah yang lain sedang asik nonton TV. Tanganku saat itu sedang mengenggam tangannya. Dan perlahan lahan aku mengusap bulu halus yang ada di tangannya dan mengusapnya perlahan-lahan sambikl berkata, “kamu cantik banget vi, aku seneng banget bisa samaan ama kamu”. Perlahan kulihat gerakan tangan, muka dan kakinya dia. Ternyata dia sudah gelisah. Merasa ada jawaban aku meneruskan elusanku, sambil kucoba dekatkan bibirku ke bibirnya dia. Senggaja aku mengecup secara perlahan dan lembut dan diiringi desahan nafas perlahan. Memang aku pintar dalam merangsang cewek, karena aku sudah pengalaman dari Ina.

Sesudah kukecup bibirnya secara perlahan dia memejamkamkan mata dan terasa getaran kakinya yang mulai gelisah.

Perlahan kukecup bibir lagi. rupanya kali ini ciuman ku berbalas juga. ia balik mencium ku dengan lembut. perlahan ku lepas ciuman ku di bibirnya dan bergerak menuju lehernya. walaupun aku sudah terangsang banget tapi aku masih bisa berfikir apa yang mesti aku lakukan lagi tuk dapetin body nya. ciumanku bergerilya disekitar leher dan dekat telinga. terdengar nafasnya yang sudah memburu. Perlahan-lahan tanganku memegang pipinya secara lembut, lehernya dan mencoba memegang toketnya yang aduhai. aku usap toket novi dari luar baju. ia masih diam dengan mata tertutup. dengan perlahan tanganku masuk ke dalam bajunya lewat bawah dan tanganku mulai mengenai BH nya. ku coba angkat sedikit BHnya secara perlahan-lahan. dan terasa saat itu toket Novi sudah dalam genggamanku. kuusap dan kepelintir putingnya secara perlahan. saat itu juga kucoba tangan yang satu lagi tuk membuka kancing bajunya. setelah kubuka bajunya terlihatlah Bh yang berwarna hitam, dengan gunung kembar yang indah banget dibaliknya. saat itu nafsu ku sudah tidak terkontrol lagi. kontolku sudah ngaceng banget.

Tapi aku belum puas sebelum melihat memeknya. kucoba tuk buka rok nya secara perlahan, dan terlihat pula gundukan daging di balik celana dalam hitamnya. aku terdiam sebentar karena tidak menyangka novi cewek yang cantik banget, dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendekatinya kini sudah bugil di depan mataku.

“Aghh.. kamu kok gini sih an” desahnya. aku cuma tersenyum puas. dan kucoba tuk menarik tangannya ke arah kontolku. dan memang sudah sengaja sleting celanaku sudag aku buka. dan merosotlah celanaku. rupanya novi sudah bernafsu banget. diangkatnya bajuku dan di lepaskannya celan dalamku.

Kini matanya sudah terbuka dan melihat kontolku yang lumayan gede. “ihh.. gede banget yang kamu an”? aku coba bangkit berdiri agar dia mau mengulum kontolku. “kamu mau cium kontolku kan”? tanpa menunggu komando lagi kepala novi ku arahkan ke kontolku yang sudah keras banget. diciumnya perlahan-lahan kontolku dan dijilatinnya kontolku. “muahh.. mchh..” terdengar bunyi dari mulutnya yang tipis. “terus vi.. achh.. terus.. enak banget loh .., kamu pinter banget vi.. achh..”

Pikiranku sudah tidak dapat kukontrol lagi. 15 menit sudah berlalu. dan perlahan ku angkat tubuhnya ke atas sofa ruang tamu dan kutidurkan. kucium lehernya terus turun ke menuju susunya yang kenyal dan indah. “gilaa banget nih cewe bodynya, susunya, pantatnya yang kenyal, terlebih bulu-bulu yang lumayan banyak dan halus”. gumamku dalam hati”. kucium toketnya yang lumayan besar dan kenyal. “muachh.. muachh.. ” “aduh an.. terusin.. achh..” dia mengerang terus. sambil ku jilatin toketnya, tangan kananku perlahan-lahan menuju memeknya. Astaga.. basahh banget nih.. terus ku elus dengan lembut dan ku belai klitorisnya yang sudah mencuat.

“Achh.. euhh..” ia mengerang keenakan. perlahan ciumanku turun kebawah vaginanya. ku jilatin memeknya yang basah. mhh.. mhhachh.. dia menarik kepalaku dan mengejang. “acchh an, kayanya aku mau kencing nih..” “kencingin aja vi, itu bukan kencing kok yang mo keluar, itu namanya mau orgasme..” “achh an, ennaak banget nih.., ahh.. terusin sayang kata nya”. aku tersenyum kecil saat ia memanggilku dengan kata sayang. “hahaha.. kamu udah masuk dalam genggamanku sekarang vi..” kataku dalam hati. “achh.. terusin an.. terusin yah sayang.. katanya”. kujilatin memeknya terus dan teruss.. “ohh indahnya memekmu vi. beruntung banget aku bisa dapetin memek dari cewek secantik kamu” kataku dalam hati. kali ini ia merapatkan kakinya dan kembali mengejang. ahh.. an kayanya aku mau keluar lagi nihh.. achh..”

“Keluarin aja semuanya sayang.. terus keluarin aja..” kataku. setelah kurasa cukup, mulai ku arahkan kontolku yang sudah keras dan panas ke memeknya novi. “tahan bentar yach kalo sakit.. ntar juga nggak sakit lagi kok..” kataku pada novi. kumasukan kontolku perlahan-lahan ke memeknya. achh .. erangku karena kontolku masih agak susah masuknya. maklumlah memek perawan pertama kali pasti susah simasukinnya. “achh.. ohh.. masukin langsung aja dech an..” pintanya. “kamu ngga akan nyesel vi..? “ga akan kok, aku rela ama kamu diambilnya”. “Achh.. terus.. ” dengan sedikit kekuatan kutekan kontolku makin kedalam. dan kini sudah masuk semua kontolku kedalamnya. “ohh.. hangat banget memeknya..” “aduh sakit an.. akhh..”

Terasa darah segar keluar dari vaginanya dan membasahi bajunya yang memang sudah sengaja kusimpan dibawah pantatnya. “ya ampunn.. banyak banget darahnya nih..” gumamku dalam hati. tak perduli dengan darah yang mengucur aku enjot dia perlahan-lahan, dan kelama-lamaan maikin kencang. “achh.. ohh.. ahh.. terusin an.. makin lama makin enak nih..achh.. genjotanku makin ku percepat lagi. achh ..ohh enak banget.. terusin yahh..” hampir 15 menit aku menggumuli dia. perlahan-lahan ku genjot dia secara pelan dan pelan. sehingga dia bisa menikmatinya. “pelan-pelan aja yah vi, biar aku bisa cium toket kamu”.

Sambil menggesek-gesek kontolku kedalam vaginanya. kucium perlahan-lahan puting toketnya. kuatru perlahan-lahan gesekan ku. dan tak lama kemudian terdengar ia mengerang dan mengejang. “achh.. kaya ada yang mau keluar nih.. achh.. aduh mau keluar nihh..” “kembali kuatur gesekanku secara perlahan agar ia bisa keluar”. dan benar saja sebentar kemudian dia mengalami orgasme untuk ke 2 kalinya. “achh.. achh.. ohh.. mau keluar nih.. ann..achh..”

Novi sudah mengalami orgasme sedang aku sebentar lagi mau keluar. setelah kurasa cukup maka kupercepat gerakan kontolku ke memeknya dia. “achh.. mau keluar lagi nih an.. achh..” “bentar lagi aku juga mau keluar nih vi.. ahh” erangku. “keluarin didalem aja yah ann.. achh..”

Walaupun dia sudah bersedia menerima sperma ku di vaginanya, tapi aku tidak sebodoh itu, aku masih ga mau terikat oleh dia. dengan menambah kecepatan aku terus mengenjot dia semakin cepat. “achh.. aku mau keluar nihh.. kamu mau minum sperma ku kan.. achh.” “kenapa gak dikeluarin di dalam aja sih, ya udah ga pa pa kok di mulut ku juga.” “achh.. terusinn.. ann aku juga

mau keluar lagi nih..achh..” “aku juga mau keluar nih vi..” dan saat itu kamipun keluar bersamaan. “achh.. kuangkat langsung kontolku yang sudah hampir menyemburkan sperma.. achh ..kukocokan kontolku ke arah mulut dan dadanya dia. “croot..crott.. spermaku membasahi mulut dan susunya”. “achh..srepp.. enak banget sperma kamu an.. cape banget nih.. liat tuh badanku sampe keringatan semua.” aku hanya tersenyum dan berkata. “tapi enak kan..” kubersihkan cairan spermaku dengan tissue nya. dan ia pun pergi kekamar mandi tuk membersihkan badannya. achh.. lega banget hatiku setelah dapetin cewek yang pernah menjadi idola di smu dulu. Setelah novi membersihkan badannya sayapun minta ijin pulang dulu karena jam sudah pukul 8.50. ntar bapanya bisa curiga lagi.

kejadian ini terus berulang-ulang sampai saat saya masih mengetik cerita ini di ceritaseks15. Walaupun antara kami sampai sekarang belum ada status pacaran, melainkan hanya teman biasa. END

Bagai Mana Ceritanya?
Bagus Bukan!
Jangan Malas Untuk Membagikan Cerita Ini Dan Baca Juga Cerita Lainnya Di Bawah Ini:
Read more

Kamis, 06 Oktober 2016

Ngenjot Nikmat Dengan Istri Muda Pengusaha Kaya

Cerita Nafsu Birahi - Suatu siang aku jalan-jalan kepusat perbelanjaan buat
refresing….ya..liat-liat cewek cantik.Begitu aku lagi liat kiri
kanan..eee..tak taunya seseorang menubrukku .Wanita ini sepertinya habis
belanja banyak dan tergesa-gesa hingga tak tahunya menubruk orang.

Begitu
bertabrakan…aku langsung membantu memberesi barang-barangnya yang
berserakan.Tak lupa kuucapkan permintaan maafku padanya karena tak
sengaja menabraknya….walau sebenarnya dialah yang harus minta maaf
padaku.



“Maaf ..mbak…nggak sengaja nih…”kataku padanya.
“ya…nggak apa-apa lagi….oya..kamu Andy kan….”katanya padaku.
“iya..saya Andy….dan mbak siapa ya…kok tahu nama saya”
“kamu nggak ingat sama aku ya…teman SMA kamu…yang suka jahilin kamu….”katanya padaku.
“siapa ya….eeeee….maaf …Rani ya….SiBunga SMA “
“Tepat sekali ….tapi tadi kok kamu manggilin aku mbak seh…”
“Maaf deh….abis aku nggak tau siapa kamu..”
“kenapa..lupa ya sama aku….atau emang udah dilupain ya…”
“ya..gimana ya..kamu cantik banget ..beda dengan yang dulu..”kataku sedikit memujinya.
“ak kamu ….biasa aja kok…”katanya sambil tersipu malu.
“oh ya….kita kekafe yuk..buat ngerayain pertemuan kita ini…
“ok deh…tapi kamu yang traktir aku ya…abis aku lagi bokek nih”kataku padanya
“ya..nggak masalah lagi….”

Aku
dan rani pergi kekafe langgananya Rani.Sampai disana ..kami memilih
meja yang paling pojok.Suasana didalam kafe ini sangat sejuk dan
nyaman…membuat orang yang berada didalamnya betah untuk duduk
berlama-lama.

“Gimana kabar kamu sekarang andy…..udah berkeluarga ya…”tanya rani padaku.
“aku seh baik-baik aja….masih sendiri lagi….masih kepengen bebas”
“kalau kamu gimana….udah bekeluarga ya….”tanyaku padanya.
“aku udah married….udah 3 tahun”
“asyik dunk….trus suami kamu mana…kok pergi sendirian ….nggak takut digodain sama lelaki iseng”
“ah kamu..biasa aja lagi….laki aku lagi keLN…urusan bisnis katanya”
eh…ayo makan..kok didiamin aja nih”

kamipun akhirnya menyantap hidangan yang telah tersedia.Habis makan,kami jalan-jalan dan pulang kerumah masing-masing
Beberapa
hari kemudian….Rani mengirim SMS keHP ku….isinya mengajak aku untuk
main kerumahnya.SMSnya kubalas….dan aku tanyakan dimana alamat
rumahnya..Beberapa menit kemudian…Rani membalas SMSku dan menyebutkan
alamat rumahnya.

Aku berangkat kerumah Rani…sibunga SMA.Tak lama
kemudian ..aku sampai didepan rumah mewah.Kubaca kembali alamat yang
diberikan oleh Rani dan kucocokkan dengan nomor rumah yang tertera
didepan pintu…pass..memang benar ini rumahnya.Kutekan bel yang ada
didepanku.Beberapa saat kemudian …pintu pagar terbuka dengan
sendirinya.Aku masuk, pintu pagarpun ikut tertutup dengan sendirinya.Aku
berjakan menuju teras depan dan Rani telah menungguku disana.

“Hii..gimana kabar kamu sekarang….”sapanya padaku.
“Baik saja nih….kamu gimana…kok sepi amat seh…pada kemana nih”
“iya nih…nggak ada siapa-siapa nih dirumah…jadi kesepian..makanya aku undang kamu kesini ..buat nemenin aku…”
“nggak salah nih..ntar suami kamu marah lagi”
“ah..nggak apa-apa lagi…. dia lagi diLN sekarang nih…”
“yuk ..masuk….kita ngobrol didalam aja deh”

Kamipun masuk kedalam rumahnya Rani.Wah….benar-benar mewah nih rumah..semua perabotannya sangat mengagumkan.
“mari..silahkan duduk….jangan malu -malu..anggap saja seperti rumah sendiri”
“Thank’s….”dan akupun duduk
“oya..mau minum apa nih….panas..dingin atau yang hangat..”kata siNyonya rumah.
“jadi bingung nih ..milihnya …”kataku padanya.
“ya…kalau yang panas…teh sama kopi…trus kalau mau yang dingin..ada soft drink..”balas siRani
“trus kalau aku milih yang hangat gimana”tanyaku lagi.
“ya…ada deh…”kata rani sedikit genit.
“ok deh…kalau gitu..aku minta yang hangat aja deh”kataku coba menggodanya
“ah..kamu ini bisa aja….ntar kalau aku kasih kamu nggak susah nanti”
“ya..tergantung yang ngasih dunk…”

Rani bangkit dari duduknya ….”bentar ya …aku kebelakang dulu”
Ia
pergi meninggalkanku diruang tamu yang mewah itu.Rani kembali lagi
keruang tamu dengan membawa dua gelas jus orange .Dia meletakkannya
datas meja.

“Lho..tadi katanya yang hangat..kok yang itu seh”kataku padanya.
“yang hangat ntar….so pasti aku kasih deh”
Akupun duduk kembali.
“Ran…rumah kamu bagus banget deh….semuanya kamu punya…so pasti kamu bahagia dong dengan suami kamu….”
“ah ..siapa bilang..dari luarnya saja aku keliatan bahagia”katanya mulai serius
“memang semuanya aku punya ..tapi khan itu nggak menjamin aku bahagia”
“bayangin aja deh ..dalam satu bulan ..palingan suamiku 3 hari ada dirumah”
“selebihnya
..ya kesana kemari ..ngurusin bisnis keluarganya yang segudang itu…jadi
kamu bisa bayangin deh..betapa aku sangat kesepian..”

Rani mulai
menceritakan semua keluhan yang ada dalam dirinya.Kucoba memahami
setiap jalan ceritanya sambil sesekali mataku nakal melirik bagian
tubuhnya yang sangat menggairahkan sekali.Saat itu,Rani mengenakan kaos
yang cukup ketat sekali sehingga mencetak seluruh lekuk tubuhnya yang
sangat indah itu.Dibalik kaos ketat lengan pendek itu …sepertinya Rani
tak mengenakan Bra…itu terlihat dari tonjolan kecil dipuncak dadanya
yang padat dan berisi .Perlahan terasa sesuatu bergerak nakal dari balik
celana yang kukenakan.

Rani bangkit dari duduknya dan pindah disampingku.Tercium bau harum parfumnya yang sangat mengundang gairah.

“Dy..aku kangen banget deh sama kamu….”katanya padaku
“oya…”kataku padanya.
“iya nih….apalagi sama…….”katanya terputus.
“sama apa seh Ran…..”
“sama…..sama ini nih….”katanya sambil meletakkan tangannya diatas gundukan batang kejantananku.

Kontan saja aku terkejut mendengar penuturannya yang begitu spontan.walau sebenarnya aku juga menginginkannya.

Karena
tak ada kata-kata yang keluar dari mulutku,Rani tak memindahkan
tangannya dari atas selangkanganku..malah sebaliknya dia mengelus pelan
batang kejantananku yang masih tersembunyi dibalik celana panjang yang
kukenakan.

Perlahan ..mukaku dan muka Rani makin mendekat.Rani
memejamkan matanya sambil merekahkan bibirnya padaku.Kukecup bibirnya
yang merah itu.Mulutku bermain dimulutnya yang mungil dan seksi
.Sesekali lidahku berpilin dengan lidahnya .Rani sangat bergairah sekali
menyambut ciuman bibirku dibibirnya.

Sementara itu tanganku tak
tinggal diam.Kucoba meraba dua bukit kembar yang tumbuh didadanya.
Begitu hangat ,padat dan berisi Terasa sangat halus sekali kulit dadanya
Rani.Dua puncak dadanya yang mulai mengeras tak luput dari remasan
tanganku.Dan tangan Rani semakin liar begerilya diatas gundukan batang
kejantananku yang mulai mengeras.

Rani beranjak dari tempat
duduknya .Perlahan ia mulai membuka satu persatu pakaian yang melekat
ditubuhnya.Hingga akhirnya tak sehelai benangpun yang menempel
ditubuhnya.Kuperhatikan tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung
kaki.Begitu sangat sempurna sekali.Dua gundukan bulat menggantung
didadanya .ditambah dengan bukit kecil yang ditumbuhi bulu hitam yang
lebat menandakan kalau Rani type wanita haus seks.

Rani kembali
duduk bersimpuh dihadapanku.Kali ini ia mulai membuka celana panjang
yang masih kukenakan.Begitu celanaku terbuka ..nongollah batang
kejantananku yang mulai mengeras dibalik celana dalamku.Namun tak
berselang lama celana dalamkupun telah terbuka dan tinggallah penisku
yang tegak bak torpedo yang siap meluncur.

Tangannya yang halus
itu mulai membelai batang kejantananku.Lama kelamaan ukurannya makin
membesar .Rani mulai menjilat ujung kepala penisku .Mulutnya yang mungil
itu menjiltai permukaan kulit batang kejantananku hingga sampai kedua
buah biji pelerku.Beberapa saat lamanya Rani menikmati batang
kejantananku dengam ciuman-ciuman yang sangat menggetarkan
persendianku.

Sementara kedua tanganku meremasi kepalanya .Hingga sesuatu
terasa berdenyut dibatang kejantananku Sesuatu yang ingin muncrat dari
ujung kepala penisku.Aku semakin kuat menjambak rambutnya Rani dan
menekannya kedalam hingga ujung kepala penisku menyentuh ujung
tenggorokannya.

“Akhhh..Ran..aku mau keluar nih”erangku padanya

Beberapa
detik kemudian spermaku tumpah didalam mulutnya Rani.Tanpa merasa jijik
sedikitpun Rani menelan setiap tetes spermaku.Dan sambil tersenyum
..Rani menjilati sisa- sisa sperma yang masih tersisa dibatang
kemaluanku.

Beberapa saat kamipun istirahat setelah aku mencapai
orgasme yang pertama. .Kemudian aku berdiri dan mengangkat tubuh montok
Rani dan merebahkannya diatas sofa yang empuk .Kini tiba saatnya bagiku
untuk memulai babak permainan berikutnya.Aku membuka kedua kaki Rani
lebar-lebar.Kudekatkan wajahku kepermukaan perutnya yang datar.Dengan
penuh nafsu ..aku menjilati setiap permuakaan kulit perutnya yang halus
itu.Rani menggelinjang hebat merasakan jilatan bibirku dipermukaan kulit
perutnya yang ramping.

Rani merasakan dirinya seolah terbang
kesorga kenikmatan saat ujung-ujung lidahku mengelitik organ-organ
sensitifnya.Ia melupakan sejenak bayangan suaminya yang saat ini sedang
berada diluar negri.Baginya ,kenikmatan yang kuberikan padanya tak ada
bandingnya dengan limpahan materi yang diberikan oleh
suaminya.Desahan…erangan dan jeritan Rani makin menbuatku bersemangat
menusuk-nusuk permukaan Vaginanya dengan ujung lidahku.

“Sayang….cepet dunk masukin punyamu kememek aku….udah nggak kuat nih”rengeknya padaku.

Akupun
memenuhi permintaan Rani yang sudah tidak tahan menunggu batang
kejantananku yang tegang dan mengeras untuk masuk kedalam vaginanya
Rani.
Aku memegang batang kejantananku dan mengocoknya sebentar kemudian mengarahkannya kelubang vagina Rani.

Aku
mulai maju mendorong pantatnya Rani.Beberapa kali kucoba selalu
meleset.Mungkin karena ukuran senjataku yang cukup besar hingga sulit
untuk menembus lubang vaginanya yang rapet.Namun setelah beberapa kali
mencoba,akhirnya batang kejantananku masuk menembus lubang memeknya
Rani.

Tanpa membuang waktu lagi,kugerakkan pantatku maju mundur
menusuk memeknya Rani.Dengan penuh nafsu,Rani menikmati gerakan Penisku
yang maju mundur menusuk vaginanya.Desiran dan desahan beriringan keluar
dari mulutnya yang mungil itu.Rani mengimbangi gerakanku dengan memaju
mundurkan pantatnya yang bahenol itu.
Sekitar tiga pulu menit berlalu,Rani merasakan akan mencapai klimaks.

Rani
mengangkat pantatnya dan menggelinjang hebat.Wajahnya berubah
ganas,matanya mendelik saat puncak kenikmatan itu datang.Aku tahu kalau
Rani akan mencapai klimaknya.Kupercepat gerakan pantatku menusuk
vaginanya sampai akirnya puncak kenikmatanna datang.Rani mendekap erat
tubuhku,Vaginanya berkedut-kedut menjepit batang kejantananku.Cairan
hangat dan kental merembesi dinding vaginanya.Orgasme yang beruntun
telah dialami Rani sibunga SMA.

Untuk beberapa saat ..kubiarkan
Rani menikmati sisa -sisa orgasmenya ,sebelum kami melanjutkan permainan
yang berikutnya.Perlahan Rani bangkit dari tidurnya dan duduk diatas
sofa empuk itu.Akupun duduk disampingnya .Tanganku singgah digundukan
vagina yang ditumbuhi rambut halus itu.Kubelai perlahan untuk
membangkitkan kembali gairah wanita cantik yang ada disampingku
ini.Perlahan terdengar desahan lembut dari mulut Rani.Sementara itu
mulutku tak lepas dari dua puncak mungil didadanya.

Merasa sudah
tepat saatnya bagiku untuk menuntaskan permainan ini…kuangkat Rani dan
kududukkan ia diatas pahaku.Posisinya kini tepat berada diatas
pangkuanku,sehingga dua buah dadanya yang padat membusung tepat berada
didepan mulutku.Kugosok-gosok ujung penisku kemulut vaginanya.Kutekan
ujung penisku hingga amblas masuk kedalam Vaginanya.Kudiamkan
perlahan,kunikmati beberapa saat kontolku bersarang dalam memeknya Rani.

Perlahan
kugerakkan pantatku naik turun menusuk lubang kemaluannya
Rani.Gerakanku makin lama semakin cepat membuat tubuh Rani
bergoyang-goyang diatas pangkuanku.Terdengar erangan kenikmatan dari
mulut rani.Beberapa kali ia harus memekik kecil tak kala penisku yang
makin membesar menyentuh ujung rahimnya.Sementara dua buah gundukan
didadanya bergoyang -goyang tak karuan .Kedua tanganku meraih dua
gundukan itu dan meremasnya perlahan.

Beberapa menit kemudian
terasa sesuatu menyesak dalam batang kejantananku.Mungkin tiba saatmya
bagiku untuk orgasme.Dengan diiringi desahan panjang secara
bersamaan…aku dan Rani mencapai orgasme. Kusemprotkan spermaku yang
hangat didalan vagina Rani.Beberapa saat kemudian Ranipun
menyusul.Cairan hangat merembesi dinding Vaginanya yang hangat itu.Aku
memcabut batang kejantananku dari dalam vaginanya Rani.

Dengan cepat Rani jongkok diselangkanagnku dan menjilat sisa-sisa sperma yang masih menempel dipenisku.
Sesaat
kemudian Rani tersenyum padaku.Senyum penuh kepuasam …yang tak pernah
ia dapatkan dari suaminya tersayang.Aku bangkit dan mengenakan kembali
pakaianku.Kulihat jam ditanganku sudah menunjukkan jam sepuluh
malam.Akupun pamit pada Rani.

Namun sebelum aku pergi
meninggalkam rumah Rani…ia memberikan sesuatu buatku sebagai
hadiah.Sebuah Handphone terbaru dan motor besar .Semula aku menolak
pemberiannya …namun ia berharap sekali aku menerima pemberiannya
itu.Demi menghibur hatinya Rani..kuterima hadiah yang bagiku cukup besar
sekali.

Kupergi meninggalkan Rani dengan membawa Handphone dan
sebuah motor besar.Hadiah yang mungkin lebih kecil jika dibandingkan
dengan kenikmatan seks yang kudapatkan hari ini….dan bahkan akan
kudapatkan hari-hari berikutnya bersama wanita cantik yang pernah
menjadi Bunga SMA.

Bagai Mana Ceritanya?
Bagus Bukan!
Jangan Malas Untuk Membagikan Cerita Ini Dan Baca Juga Cerita Lainnya Di Bawah Ini:
Read more

Sabtu, 01 Oktober 2016

Permainan Seru Dengan Tante Rini

Cerita Nafsu Birahi - Perkenalkan namaku Putrie Paramitha dan cukup panggil saja Putrie . Saat ini usiaku 20 tahun. Aku masih duduk dibangku kuliah semester 5 sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Kota Gudeg Yogyakarta. Aku ingin menceritakan pengalaman pertama bercumbu dengan sesama wanita.

Cerita panas ini dimulai pada suatu sore di akhir bulan Februari tahun 2008 lalu. Pada saat itu kedua orang tuaku pergi keluar kota untuk beberapa hari. Kedua orang tuaku sudah meminta tolong kepada tante Siska untuk menemaniku. Sore itu tante Siska datang dengan temannya yang bernama tante Rini yang berumur sekitar dua kali dari umurku.

Setelah berbasa-basi sebentar di ruang tamu, kupersilakan mereka untuk beristirahat di kamar yang telah disediakan. Mereka berdua masuk ke kamar dan aku membereskan gelas minuman yang kusuguhkan kepada mereka.

Ketika aku melewati kamar mereka, kudengar suara tante Rini , “Ayo kita mulai”. Aku penasaran dengan perkataan tante Rini  sehingga aku sengaja mengintip melalui lubang kunci pintu kamar itu siapa tahu kelihatan. Memang benar kelihatan. Mereka berdua berdiri berhadap-hadapan sedang saling berciuman dan saling melepas baju. Kulihat tante Rini  tidak mengenakan BH sedangkan tante Siska mengenakan BH. Mereka masih berciuman dan saling meremas payudara.



Tante Rini  meremas kedua payudara tante Siska yang masih dilapisi BH sedangkan tante Siska dengan leluasa meremas kedua payudara tante Rini  yang sudah telanjang. Aku sudah terangsang dan tanganku tanpa sadar masuk ke kaos meremas kedua payudaraku sendiri.

Beberapa saat kemudian tante Siska menghentikan remasannya pada kedua payudara tante Rini  dan melepas BH-nya sehingga kedua payudara mereka yang lebih besar dari punyaku yang 36A sudah sama-sama telanjang. Mereka melanjutkan saling meremas serta saling mencium dan aku juga makin terangsang, ingin bergabung dalam permainannya.
Tiba-tiba kedua payudara mereka sedikit demi sedikit sudah saling menempel dan mereka berpelukan. Adegan selanjutnya aku tidak melihatnya karena posisi mereka bergeser dari lubang kunci pintu kamar yang aku intip.

Aku kemudian pergi ke kamarku dan melupakan hal tersebut. Aku pergi ke kamar mandi dan ketika aku tinggal melepas CD pintu kamar mandi diketuk oleh seseorang. Aku meraih handukku dan melilitkannya di tubuhku. Kubuka pintu dan kulihat tante Rini  hanya dengan memakai kimono.
“Kamu dipanggil tante”
Pikiranku kembali ke adegan yang kulihat dari lubang kunci sehingga kujawab, “Tapi saya baru mau mandi”
Dengan harapan tante Rini  terangsang melihat keadaan tubuhku terlilit handuk kemudian mencumbuku. Ternyata tidak.

“Terserah kamu mau mandi. Tapi aku cuma disuruh”
Dia kemudian pergi dari hadapanku. Aku lalu masih berselimutkan handuk lalu masuk ke kamar tante Siska dan kulihat dia sedang tengkurap di tempat tidur hanya dengan memakai CD saja.
“Ada apa tante?”
“Kamu bisa mijit kan”
“Bisa”

Disuruhnya aku untuk duduk di atas tubuhnya dan aku mulai memijit. Aku memijit sambil membayangkan adegan yang kulihat dari lubang kunci. “Handuknya dilepas saja” Aku menoleh dan kulihat tante Rini  melepas kimononya. Dia yang juga memakai CD saja kemudian naik ke tempat tidur dan menarik handuk yang masih kupakai.
Sekarang kami bertiga sudah sama-sama setengah telanjang. Tante Rini  duduk di belakangku dan menempelkan kedua payudaranya ke punggungku. Digesek-gesekkan kedua payudaranya ke punggungku dan tangannya juga maju ke depan meremas kedua payudaraku. Aku semakin berani dan tanganku yang memijit punggung tante Siska lalu turun ke bawah meremas kedua payudara tante Siska.

Setelah beberapa menit, tante Rini lalu turun dari tempat tidur dan aku disuruhnya duduk di tepi tempat tidur. Tante Siska juga turun dan berdiri di belakang tante Rini . Mereka melepas CD mereka masing-masing. Tangan tante Siska dari belakang meremas kedua payudara tante Rini . Kemudian salah satu tangannya turun ke bawah. Jarinya masuk ke vagina tante Rini  yang sudah basah. Aku sendiri juga semakin basah sehingga kulepas CD-ku. Tapi aku tidak mau ikut bergabung. Takut keasyikan mereka terganggu.

Sekarang mereka sudah saling berhadapan dan berpelukan sambil berciuman serta saling meremas pantat. Jari tante Rini dimasukkan ke pantat tante Siska begitu pula sebaliknya. Mereka serentak melepaskan ciumannya dan mendesah bersama-sama. Tante Rini  melepaskan pelukan tante Siska dan menyuruhku untuk tiduran. Dia kemudian mencium bibirku dan aku membalasnya. Lidahku masuk ke mulutnya dan saling menjilat. Tangannya meremas kedua payudaraku dan perlahan-lahan kemudian turun ke bawah. Dia menerima sesuatu dari tante Siska. Kulihat penis buatan ada di tangannya. Kemudian penis buatan yang besar itu perlahan-lahan dimaukkan ke vaginaku.

Pertama hanya dimasukkan 2 cm, kemudian ditariknya lagi. Lalu dikeluar-masukkan lagi lebih dalam sampai 7 cm. Dan dikocoknya vaginaku sedangkan mulutnya menghisap payudara kiriku. Aku menikmati perlakuan tante Rini  dan kulihat tante Siska ikut bergabung. Dia mulai mencium bibirku, kemudian turun ke bawah menghisap payudara kananku sedangkan tangannya yang juga memegang penis buatan memasukkannya ke mulutku dan dikeluar-masukkan.

Beberapa saat kemudian tante Rini  menghentikan mengocok vaginaku tetapi penis buatan itu ditinggalkannya. Tante Siska juga berhenti mengeluar-masukkan penis buatan ke mulutku. Tante Siska lalu tengkurap di atasku sambil penis buatan yang masih ada di vaginaku dimasukkannya ke vaginanya kemudian dia naik turun. Seolah-olah aku adalah laki-laki dengan penis besar.

Setelah beberapa menit dia terlihat lemas kemudian tidur di atasku. Kedua payudara kami saling menempel. Kurangsang dia dengan ciuman di bibirnya. Dia mulai terangsang dan memelukku sambil pindah posisi. Tante Siska di bawah dan aku di atas. Aku merasakan ada sesuatu masuk ke lubang pantatku. Ternyata tante Rini  telah tidur di atasku dengan penis buatan di vaginanya yang dimasukkan ke pantatku. Permainan ini berlanjut sampai tengah malam secara bergantian. Aku dengan tante Rini , aku dengan tante Siska, tante Rini dengan tante Siska, serta kami bertiga bercumbu bersama-sama. Kami bertiga sangat menikmati permainan ini terutama aku yang baru pertama kali melakukannya.
Read more

Jumat, 30 September 2016

Pelajaran Oral Sex Santi Si Gadis Penuh Nafsu

Cerita Nafsu Birahi - Shanti baru saja selesai menyapu lantai. Dan sekarang ia berniat mencuci piring kotor. Ia berjalan masuk kedalam dapur Dan mendapati Mbak Tuti sedang membenahi peralatan dapur. Pada jam seperti ini restoran tempat mereka bekerja sudah sepi. Hari ini giliran Shanti yang harus pulang lambat karena ia harus merapikan restoran untuk buka nanti malam. Begitulah keadaan restoran dikota kecil, pagi buka sampai jam 3 sore lalu tutup dan buka kembali jam 7 malam. Shanti tahu ia tak akan sempat pulang karena ia harus bekerja merapihkan tempat itu bersama Tuti.



Shanti adalah seorang gadis yang cantik dan ramah. Usianya sudah 17 tahun dan ia tak dapat lagi meneruskan sekolahnya karena orang tuanya tidak mampu. Wajahnya oval dan sangat bersih, kulit gadis itu kuning langsat. Mata Shanti bersinar lembut, bibirnya kemerahan tanpa lipstik. Shanti mempunyai rambut yang panjang sampai dadanya, berwarna hitam, tubuhnya seperti layaknya gadis kampung seusianya. Buah dada Shanti membusung walaupun tidak dapat dikatakan besar namun Shanti memiliki pantat yang indah dan serasi dengan bentuk tubuhnya. Pendek kata Shanti seorang gadis yang sedang tumbuh mekar dan selalu dikagumi setiap pemuda dikampungnya.

Tuti seorang wanita yang sudah berusia 32 tahun. Ia seorang janda ditinggal cerai suaminya. Sudah 3 tahun Tuti bercerai dengan suaminya karena laki-laki itu main gila dengan seorang pelacur dari Jawa Tengah. Tuti bertubuh montok dan bahenol. Semuanya serba bulat dan kencang, wajahnya cukup manis dengan rambut sebahu dan ikal. Bibir Tuti sangat menggoda setiap laki-laki, walaupun hidungnya agak pesek. Kulit Tuti berwarna coklat tua karena ia sering ke pasar dan ke sawah sebagai buruh tani kalau sedang musim tanam atau panen. Tuti dulunya adalah seorang pelacur daerah Tretes, Jawa Timur.

Dulu uang begitu gampang diperoleh dan laki-laki begitu gampang dipeluknya, sampai akhirnya hukum karma membuat ia menjanda karena sesama teman seprofesinya juga. Banyak orang dikampung yang diam-diam mengetahui sejarah kelam Tuti dan banyak juga yang mencoba hendak memanfaatkan dia. Tapi selama ini Tuti terlihat sangat cuek dan sinis terhadap orang-orang yang menggodanya. Buah dada Tuti besarnya bukan main, sering ia merasa risih dengan miliknya sendiri. Tapi ia tahu buah dadanya menjadi buah-bibir baginya. Dan sedikit banyak ia juga bangga dengan buah dadanya yang besar dan kenyal itu. Tuti juga memiliki pantat yang besar dan indah, nungging seperti meminta.. Tubuh Tuti sering menjadi mimpi basah para pemuda dikampungnya.

“Shan, kamu sudah punya pacar belum?” Tiba Tuti berjongkok didepan Shanti dan mulai membantu gadis itu mencuci piriong-piring kotor. Shanti terkikik dan menggeleng.
“Belum tuh”
“Lho? Gadis secantik kamu pasti banyak yang naksir” kata Tuti sambil memandang Shanti. Shanti tertawa lagi.
“Payah.?? semuanya mikir kesitu melulu” Jawab Shanti.
“Memang.?? laki-laki itu kalau melihat perempuan pikirannya langsung ingin ngewe” kata Tuti tanpa merasa risih berkata kasar.
“Ah Mbak, jangan suka ngomong gitu ah” timpal Shanti.
“Kan nggak ada yang dengar ini” Jawab Tuti. Mereka terdiam lama.
“Mbak.. ” suara Shanti menggantung. Tuti terus mencuci.
“Mmm?” Jawab wanita itu.
“Ngg..”
“Ngomong aja susah banget sih” Tuti mulai hilang sabar. Shanti menunduk.
“Ngg.. Anu.. Ngewe itu enak nggak sih?” Akhirnya keluar juga. Tuti memandang gadis itu.
“Yaa.. Enaak banget Shan, apalagi kalo yang ngewein kita pinter” jawab Tuti seenaknya.
“Maksud Mbak?” Shanti penasaran.
“Iya pinter.. Bisa macam-macam dan punya tongkol yang keras!” kata Tuti sambil terkikik. Shanti merah padam mendengarnya. Tapi gadis itu makin penasaran.
“Bisa macam-macam apa sih, Mbak?” tanya Shanti.

Tuti memandangnya sambil menimbang. Ah.. Toh nanti gadis kecil ini harus tahu juga. Dan Shanti sungguh cantik sekali, sekilas mata Tuti tertumbuk pada posisi Shanti yang sedang berjongkok. Tuti melihat gadis itu mengangkang dan terlihat celana dalam gadis itu berwarna coklat muda.

“Macam-macam seperti tempik kita diciumin, dijilat bahkan ada yang sampai mau ngemut tempik kita lohh..” jawab Tuti.

Entah kenapa Tuti merasa sangat terangsang dengan jawabannya dan darahnya mendidih melihat selangkangan Shanti yang bersih serta mulus.

“Idiih.. Jorok ihh.. Kok ada yang mau sih?” Shanti sekarang melotot tak percaya.
“Lho.. Banyak yang doyan ngemut memiaw Shan. Ngemut tongkol juga enak banget kok” jawab Tuti masih terus melihat selangkangan Shanti.
“Astaga.. Masak anunya lelaki diemut?” Shanti merasa aneh dan jantungnya berdebar, ia merasa ada aliran aneh menjalar dalam dirinya. Gadis itu tidak mengerti bahwa ia terangsang.
“Oh enak banget Shan, rasanya hangat dan licin, apalagi kalo ehm.. Ehmm.. “
“Kalo apa Mbak?” Shanti makin penasaran. Tuti merasa melihat bagian memiaw Shanti yang tertutup celana dalam krem itu ada bercak gelap, tapi Tuti tidak yakin.
“Yaa.. Malu ahh..!” Tuti sengaja membuat Shanti penasaran.
“Ayo doong Mbak” rengek Shanti.

Tuti sekarang yakin bahwa memiaw gadis itu sudah basah sehingga terlihat bercak gelap di celana dalamnya. Tuti sendiri merasa sangat terangsang melihat pemandangan itu.

“Kalo pejuhnya menyembur dalam mulut kita, rasanya panas dan asin, lengket tapi enak banget!” bisik Tuti didekat telinga Shanti. Shanti terkejut.
“Apa itu pejuh?” tanyanya. Tuti merasa tidak tahan.
“Pejuh itu seperti santan yang sering bikin memiaw kita basah lho” Jawab Tuti. Ia melihat bagian memiaw Shanti makin gelap, wah gadis ini banjir, pikir Tuti.
“Idiihh amit-amit, jorok banget sih”
“Lho kok jorok? Laki-laki juga doyan banget sama santan kita, apalagi kalo memiaw kita harum, tidak bau terasi”
“Idiihh Mbak saru ah!”
“Tapi aku yakin memiaw kita pasti wangi, soalnya kita kan minum jamu terus”
“Udah ah, lama-lama jadi saru nih” kata Shanti. Tuti tertawa.
“Kamu udah banjir yaa?” goda Tuti. Shanti memerah, buru-buru ia merapatkan kedua kakinya.
“Ahh.. Mbaakk!!” Tuti tersenyum melihat Shanti melotot.
“Nggak usah malu, aku sendiri juga basah nih” Kata Tuti.

Ia lalu membuka kakinya sehingga Shanti bisa melihat celana dalam putih dengan bercak gelap di tengah, Shanti terbelak melihat bulu-bulu kemaluan Tuti yang mencuat keluar dari samping celana dalamnya, lebat sekali, pikirnya.

“Ihh.. Mbak jorok nih” desis Shanti. Tuti terkekeh.
“Mau merasakan bagaimana tempik kamu diemut?” bisik Tuti. Shanti berdebar.
“Ngaco ah!”
“Aku mau emutin punya kamu, Shan?” Tuti mendekat. Shanti buru-buru bangun dan mundur ketakutan. Tuti tertawa.
“Kamu akan bisa pingsan merasakannya” bisik Tuti lagi.
“Ogah ah.. Udah deh.. Jangan nakut-nakutin akhh” Shanti mundur mendekati pintu kamar mandi dan Tuti makin maju.
“Nggak apa-apa kok.. Cuman diemut aja kok takut?”
“Masak Mbak yang ngemut?”
“Iya.. Supaya kamu tahu rasanya”
“Malu ahh..”
“Nggak apa-apaa..” Tuti mendekat dan Shanti terpojok sampai akhirnya pantatnya menyentuh bibir bak mandi.

Dan Tuti sudah meraba pahanya. Shanti merinding dan roknya terangkat ke atas, Shanti memejamkan matanya. Tuti sudah berjongkok dan mendekatkan wajahnya ke memiaw Shanti yang tertutup celana dalam. Tuti mencium bau memiaw Shanti, dan Tuti puas sekali dengan harumnya memiaw Shanti. Dulu ia sering melakukan hal-hal seperti ini, malah pernah ia bermain-main bersama 4 pelacur sekaligus untuk memuaskan tamunya.

Tubuh Shanti gemetar dan seluruh bulu kuduknya meremang, gadis itu merasa suhu tubuhnya meningkat dan perasaannya aneh. Tuti mulai menciumi memiaw Shanti yang masih tertutup. Pelan-pelan tangannya menurunkan celana dalam Shanti dan Tuti terangsang melihat cairan lendir bening tertarik memanjang menempel pada celana dalam gadis itu ketika ditarik turun. Tuti menjulurkan lidahnya memotong cairan memanjang itu dan lidahnya merasakan asin yang enak sekali. memiaw Shanti sungguh indah sekali, tidak terlihat bibir kemaluannya bahkan bulu-bulunya pun masih halus dan lembut.

Tuti mencium dan mulai melumat memiaw Shanti. Gadis itu mengerang dan menggeliat-liat ketika lidah Tuti menjalar membelai liang memiawnya. Shanti benar-benar shock dengan kenikmatan aneh yang dirasakannya, ada perasaan geli dan jijik, tapi ada perasaan nikmat yang bukan alang kepalang. Gadis itu merasakan keanehan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Bulu kuduknya berdiri hebat tatkala lidah Tuti menyapu dinding memiawnya, Shanti menggeliat-liat menahan perasaan nyeri nikmat bagian bawah perutnya.

“Aahh.. Mbak.. Uuuhh.. Ssshh.. Ja.. Jangan mb.. Mbbak! Ji.. Jijikhh.. Aahh”

Tuti tidak memperdulikan rintihan dan erangan Shanti. Lidahnya bergumul dan menembus liang memiaw Shanti dengan lembut, Tuti tahu Shanti masih perawan dan ia tak ingin merusak keperawanan Shanti, lidahnya hanya menjulur tidak terlalu dalam, namun Tuti sudah dapat merasakan cairan asin hangat yang mengalir membasahi lidahnya dan Tuti mengendus-endus bau khas memiaw Shanti dengan sangat menikmatinya. Tuti perlahan-lahan menyelipkan jari-jarinya kesela-sela bokong Shanti, dengan lembut dan dibelai-belainya liang anus Shanti, dan Shanti sedikit tersentak tapi kemudian menggelinjang geli, tapi Shanti membiarkan dirinya pasrah terhadap Tuti. Ia percaya sepenuhnya pada Tuti dan sekarang ia benar-benar merasakan kenikmatan yang selama ini belum pernah ia rasakan bahkan dalam mimpipun!

“Enak Shan?” desah Tuti dengan mulut berlumuran lendir Shanti. Shanti memandang ke bawah dan mengangguk, tubuhnya bergetar hebat, ia tak menyadari bahwa itu yang dinamakan klimaks kenikmatan seorang perempuan. Tuti merasakan liang memiawnya berdenyut dan ia meraba serta menusuk-nusukkan jarinya sendiri keliang memiawnya dan merasakan cairan licin membasahi jarinya. Ia merintih dengan wajah tersuruk di selangkangan Shanti, lidahnya kini menjulur dan membelai liang dubur Shanti dan membuat gadis itu terlonjak-lonjak kegelian serta terpana mendapatkan perlakuan yang tidak pernah dibayangkannya. Shanti merasa liang duburnya ditekan-tekan oleh benda lunak dan sesekali terselip masuk kedalam dan ia akan terlonjak kaget bercampur geli, tapi lebih banyak merasakan kenikmatannya.

Baca Juga Cerita Nafsu Birahi Laninnya Di Bawah Ini:
Read more

Ku Entot Guru Cantik Ku Di Sofa

Cerita Nafsu Birahi - Waktu aku kelas satu SMA ada guru biologi yang cantik dan sangat enak jika memberikan pelajaran. Namanya Rismaati umurnya dua puluh sembilan, kulitnya putih halus dan bodynya padat berisi terlebih lagi dia menikah pada usia dua puluh tujuh tapi sekarang janda karna suaminya meninggal waktu usia perkawinan mereka baru tiga bulan karna kecelakaan lalulintas. Yang aku senang dari Bu Risma adalah jika mengajar ia sering tak sadar kalau bagian atas bajunya agak terbuka sehingga tali BH pada bagian pundaknya sering terlihat oleh aku yang jika pelajarannya selalu mengambil duduk di depan dekat meja guru. BH yang dia gunakan selalu warna hitam dan itu selalu menjadi tontonan gratisku setiap pelajarannya.

Pagi itu sekitar jam delapan lewat kami sudah dipulangkan karna akan ada rapat guru. Aku agak kesal karna pelajaran kedua biologi artinya aku gak bisa ngeliat pemandangan indah hari ini, dan untuk menghilangkan suntuk aku pun pergi main ketempat kawanku. Aku masih tak tahu aku akan dapat rejeki nomplok.

Sekitar jam sembilan lewat aku pergi pulang, dan pada saat lewat sekolah aku melihat Bu Risma sedang menunggu angkot, aku pun mengajaknya
” mari saya antar Bu ” ajakku tanpa berharap dia mau
” tapi rumah ibu agak jauh ko ” ia mencoba menolak
” gak pa-pa kok bu, gak enak sama guru PPKN ” candaku
setelah berpikir sebentar akhirnya ia mau ” iya deh tapi ibu pegangan ya soalnya ibu pernah jatuh dari motor ”
” silahkan Bu ” setelah itu kau menjalnkan motorku dengan kecepatan sedang.
Tangan Bu Risma yang berpegangan pada pahaku menyebabkan reaksi pada penisku, apalagi jika mengerem pada lampu merah aku merasa ada sesuatu yang empuk menekan dari belakang.



Sampai dirumahnya yang agak berjauhan dengan rumah-rumah yang lain aku disuruh masuk dulu. Dan ketika sudah duduk di sofa empuk Bu Risma bicara
“ibu ganti baju dulu ya ko ”
setelah itu ia masuk kamar dan menutup pintu mungkin karna kurang rapat sehingga pintu itu terbuka lagi sedikit. Entah setan mana yang masuk kekepala ku sehingga aku memberanikan diri untuk mengintip ke dalam. Di dalam sana aku bisa melihat bagaimana Bu Risma sedang membuka satu persatu kancing bajunya dan setelah kancing terakhir ia tidak langsung menanggalkan bajunya, tapi itu sudah cukup membuat napasku membuat nafasku memburu karna kau bisa melihat kalau sepasang dadanya yang besar seperti hendak melompat keluar. Karna terlalu asyik pintu itupun terbuka lebar. Aku kaget dan hanya bisa mematung karna ketakutan. Bahkan penisku langsung mengkerut.

Melihat aku, Bu Risma tidak terlihat kaget dan tetap membiarkan bajunya terbuka. Setelah itu ia mendekati aku
” kamu sering ngeliat BH ibu kan ” tanyanya didekat telingaku
” i..iya Bu ” jawabku ketakutan.
” kalau gitu ibu kasih kamu hukuman ” lalu ia menarikku dan didudukkan ditepi tempat tidur.
” sekarang kamu baring tutup mata dan jangan gerak kalo teriak boleh aja ” katanya dengan suara nafas yang agak memburu.
Aku pun menurut karna merasa bersalah. Lalu ia membuka retsleting celana sekolahku menurunkan CDnya dan mengelus-elus penisku dengan lembut, setelah penisku tegak lagi dia berjongkok dan menjilatinya.
“auh.. uh.. uuh ..” rintihku menahan kenikmatan semantara Bu Risma sibuk dengan aktivitasnya
“ah .. mmhh.. Bu stop bu” rintihku karna aku merasa seperti mau meledak
Dia tak menjawab, malah semakin hebat menyedot penisku. Tubuhku semakin mengejang dan tanpa bisa kubendung lagi, muncratlah cairan putih itu dan aku langsung terduduk sambil berpegangan pada tepi ranjang.

Rasanya seperti sedang melayang, ia telan habis spermaku sementara aku masih
terduduk kaku, malu takut dan senang bercampur jadi satu. Bu Risma lalu berdiri dan tersenyum
“gimana..lebih enak dari pada cuman liat khan..?” sambil kedua tangannya menjambak rambutku
“iya Bu enak sekali” jawabku mulai berani sambil ikut berdiri.
Setelah wajah kami berhadapan ia menciumku dengan lembut, lalu membimbingku duduk ditempat tidur. Kami berpelukan dan Risma kembali menciumku, lalu melumat bibirku sementara tangannya menanggalkan seluruh pakaian ku, dengan tangkas aku mengimbangi gerakan tangan itu sehingga akhirnya kami sama sama tanpa pakaian. Bedanya aku telanjang bulat sementara Risma masih memakai BH hitamnya karna memang sengaja tak ku lepas.

Risma melepaskan ciuman dibibirku lalu mengarahkan kepala ku kebawah yaitu payudaranya, aku segera melepas BH nya dan mulai meremas-remas dadanya, sekali-sekali aku puntir putingnya sehingga ia melenguh panjang. Puas meraba aku lalu menyapu seluruh dadanya dengan lidahku dan menyedot ujung putingnya sambil digigit-gigit sedikit. Hasilnya hebat sekali Risma bergoyang sambil meracau dengan kata-kata yang tak jelas. Setelah itu Risma berdiri sehingga aku berhadapan dengan vaginanya, wangi yang baru pernah kucium itu membuatku bertambah panas sehingga kujilati semua permukaan vaginanya yang sudah banjir itu.

Setelah itu Risma merebahkan diri di ranjang tangannya mendekap kepalaku pahanya dibuka. Sehingga memudahkan aku menjilat dan memasukkan lidahku kedalam vaginanya dan menggigit-gigit bagian daging yang merah jambu. Sehingga tubuh Risma semakin mengejang hebat
“sshh.. aahh.. terus ko” pintanya diikuti desah nafasnya.
Sekitar lima menit ku sapu vaginaya aku melepaskan dekapan pada kepalaku dan kembali mengulum bibirnya. Ia lalu meraih penisku
“masukkan ya ko udah gak tahan” katanya dengan terengah dan membimbing penisku menerobos goa miliknya yang tek pernah lagi merasakan penis semenjak suaminya meninggal.
Aku merasakan kenikmatan yang kebih hebat dibandingkan saat dimasukkan kemulutnya.
“slep..slep..slep” kuputar-putar didalam sambil mengikuti goyangan pantat Risma. sambil kupompa bibir kami terus berperang dan tanganku meraba dan meremas payudaranya dan sekali kali memuntir putingnya.
“uh..ah..mm..ssh..terus ko..mmh” desahnya sambil meremas pantatku.
Penisku terasa semakin menegang dan vaginanya semakin hebat berdenyut memijit penisku, tak terasa sudah sepuluh menit kami “bergoyang”.
“ooh ..mmh.. ah udah gak kuat.. biarin aja di situ ko mmh ..” rintih Risma terpejam.
Akupun semakin memperdalam tusukanku dan mempercepat tempo karna juga merasakan sesuatu yang akan keluar.
“sshh..aarrgghh” jeritnya sambil mencengkram punggungku,
“aahh..aahh” desahku pada saat yang bersamaan sambil mulutku menyedot kedua puting susunya kuat-kuat secara bergantian.
Air maniku muncrat bertepatan dengan air hangat yang terasa memandikan penisku didalam vaginanya.Kami menikmati puncak orgasme sampai betul-betul habis, baru aku mencabut penisku setelah sangat lelah dan bebaring di sebelahnya sambil meremas dadanya pelan-pelan.

Kemudian dia menindihku dari atas dan bertanya “gimana hukuman dari aku ko ..?”
“enak Bu hukuman terenak didunia makasih ya”
“ibu yang terima kasih udah lama ibu bendung hasrat, hari ini dan seterusnya ibu akan tumpahkan kekamu semuanya” sambil mencium ku.

Setelah istirahat beberapa waktu kami kembali melanjutkan aktivitas itu tentu saja dengan tehnik dan gaya yang berbeda-beda. Tak terhitung berapa kali aku melakukannya sewaktu SMA yang jelas jika aku pulang kesana pasti kami melakukan lagi dan lagi. END by Cerita Nafsu Birahi Cerita Seks Dewasa - Cerita Mesum seru, Cerita Seks Panas, Cerita Dewasa Bergambar -

cerita sex guru, cerita ngentot guru, ngentot guru, cerita panas guru, Cerita ngentot ibu guru, ngentot ibu guru, cerita sex ibu guru, cerita seks guru, ngentot bu gurucerita sex guru, cerita ngentot guru, ngentot guru, cerita panas guru, Cerita ngentot ibu guru, ngentot ibu guru, cerita sex ibu guru, cerita seks guru, ngentot bu guru.
Read more

Selasa, 20 September 2016

Pelajaran Sex Dari Kakak Yang Membuatku Ketagihan

Cerita Nafsu Birahi - Cerita ini benar apa adanya, ini pertama kali saya mencoba untuk memberitahukan hal yang saya alami beberapa tahun yang lalu.

Nama saya Charles, umur 28 Tahun. Saya sekarang ini masih single alias bujangan dan masih tinggal bersama orang tua. Saya mempunyai seorang kakak, namanya Jovita. Umur kakak saya sekarang ini 35 Tahun dan telah bersuami namun belum memiliki anak.



Hal yang saya alami ini terjadi sekitar 8 tahun lalu. Pada saat itu saya masih berumur 20 tahun dan kakak saya berumur 27 tahun. Sejujurnya nafsu sex saya sangat besar, dan juga berkeinginan untuk ML. Namun hal itu tidak berani saya lakukan karena rasa takut akan akibat yang nantinya terjadi. Oleh karena itu, saya sering melampiaskannya dengan onani sambil menonton film porno di kamar.

Kakak pada saat itu masih berpacaran, tubuhnya lumayan lah. Kulitnya putih, badannya tidak terlalu tinggi, mata besar serta buah dadanya yang berukuran sedang. Sebesar telapak tanganku, kira-kira ukurannya 34 B.

Pagi itu papa dan mama membicarakan masalah liburan keluarga bersama kami. Rencananya mereka ingin pergi berlibur ke Malaysia. Saya dan kakak senang akhirnya kami sekeluarga bisa pergi berlibur bersama-sama karena selama ini kami tidak pernah ke Malaysia bersama.

Seminggu kemudian kami pun berangkat ke Malaysia menggunakan Air asia. Perjalanannya menghabiskan waktu 3 jam. Setibanya kami di Malaysia, kami langsung menuju ke hotel untuk beristirahat. Papa dan mama sekamar, sedangkan saya dan kakak juga sekamar.

Pada malam harinya, kulihat kakak sudah tertidur pulas. Mungkin karena kecapean dan aku pun sedang mempersiapkan diri untuk beristirahat. Pada waktu hendak menuju tempat tidur, handphone kakak bergetar, kulihat ada SMS yang masuk. Karena rasa ingin tahu, saya membuka isi SMS itu yang ternyata dari pacar kakak. Kubaca SMS yang dikirim dari pacar kakak isinya hanya ucapan selamat malam dan mimpi indah. Namun di bagian bawah SMS itu terdapat kata yang membuatku kaget. Di bagian akhir SMS itu tertulis “ Sayang nanti kalau kamu pulang, bantu ngemut burung ku yach ? Nanti aku juga akan membantu untuk membuatmu orgasme..hehehe….Enak rasanya..”

Setelah kubaca isi SMS itu aku kaget bukan main. Tak kuduga kakak sudah pernah ML bersama pacarnya. Aku simpan kembali handphonenya. Aku akan menanyakannya besok pagi pikirku dalam hati.

Keesokan harinya, waktu aku bangun kakak baru keluar dari kamar mandi. Kakak baru bangun yah ? kataku. Ia habis pipis nih, katanya. Sewaktu ia naik ke tempat tidurnya, aku pun memberanikan diri untuk menanyakan hal semalam yang kubaca dari handphonenya.

Kak, ada yang ingin Charles tanyain. Ada apa ? jawabnya. Apa kakak sudah pernah ML sama pacar kakak ? Mendengar pertanyaanku, muka kakak tiba-tiba pucat. Ia terdiam sejenak, lalu ia kerkata dengan perlahan ia Charles kakak sudah pernah ML dengan pacar kakak. Koq kamu tahu ? tanyanya, ia kak tadi malam handphone kakak bergetar dan tidak sengaja aku baca isi SMS dari pacar kakak. Charles minta maaf yah. Iya-iya ngak apa koq.
Lalu aku melanjutkan bertanya Kak enak yah ML ? dia menjawab pertama kali sih sakit dan perih karena kakak masih perawan, tapi setelah itu rasanya enak banget. Kamu jangan ngomong ke papa sama mama yah. Iya jawabku sambil memperhatikan kakak berbicara.

Kak bisa jelaskan ke aku gimana cara ML itu ? tanyaku,
Susah untuk di jelaskan nih. Emang kamu belum pernah coba yah ? tanyanya.
Belum pernah kak, jawabku.
Kamu mau kakak ajarin ? jawabnya.
Mendengar kakak berbicara itu aku kaget. Loh kak mana bisa kita gituan ? Jawabku.
Emang sih sebenarnya ga bisa, itu kan sama aja hubungan terlarang, bisa-bisa dosa. Tapi kalau kamu mau tahu rasanya gimana yah harus coba prakteknya. Gimana ? tanyanya.
Tapi kalau kakak nanti hamil gimana donk ? tanyaku.
Kan bisa pakai kondom ? jadi ga bakal hamil deh. Kamu nanti pergi beli kondomnya di mini market yang ada di luar hotel yah. Ntar malam kakak ajarin. Jawabnya.
Iya kak nanti aku beli. Jawabku.

Kami pun segera bersiap untuk pergi bersama papa dan mama untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Malaysia. Setelah makan malam di luar hotel papa, mama dan kakak sudah kembali ke kamar, tapi aku menyempatkan diri pergi ke mini market untuk membeli kondom dulu baru balik ke kamar.

Sesampainya di kamar, kulihat kakak baru selesai mandi dan masih mengenakan handuk untuk menutupi bagian tubuhnya. Kamu dari mana ? tanyanya. Dari mini market kak, kan tadi pagi di suruh beli kondom, jawabku. Oh iya kakak sampai lupa. Papa dan mama sudah tidur ? tanyanya. Rasanya sudah kak, soalnya tadi sewaktu aku ketuk pintu kamarnya ga ada yang bukain.

Kamu pergi mandi sana, perintahnya. Iya kak, jawabku.
Sehabis mandi, aku juga mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawah tubuhku. Sewaktu keluar dari kamar mandi, kulihat kakak sudah berada di atas tempat tidurnya sambil membuka bungkus kondom yang baru kubeli tadi.

Kemari naik ke tempat tidur kakak, perintahnya.
Iya kak, jawabku.
Sekarang kamu lihat yah baik-baik tubuh kakak. Belum sempat aku menjawab, kakak sudah membuka handuk yang tadi ia pakai untuk menutupi tubuhnya. Sentak aku kaget dan terdiam melihat tubuh kakakku yang begitu mulus serta buah dadanya yang menggantung dan kulihat vaginanya yang tidak di tumbuhi oleh bulu. Mungkin kakak juga memotong bulu nya, pikirku dalam hati karena aku juga memotong bulu yang berada di sekitar burungku.

Masih asyik melihat tubuh kakak, tiba-tiba kakak berkata “ sini kamu remas atau apakan buah dada kakak terserah kamu deh. Dengan hati-hati aku memegang buah dada yang berukuran 34 B itu. Begitu aku memegang buah dada nya, Nampak wajah kakak yang sedang menikmati sentuhanku. Kesempatanku untuk mempraktekkan aksi pemain video porno yang aku sering nonton di kamar. Pikirku dalam hati.

Sambil memegang, aku sedikit meremas dan memutar-mutar puting susunya. Oh…umm…suara yang keluar dari mulut kakak. Semakin bersemangat aku beraksi mendengar suara kakak yang terangsang. Aku langsung mencium dan mengisap puting susu nya. Sesekali aku gigit kecil putingnya. Sungguh nikmat rasanya. Rupanya ini rasanya mengulum buah dada, pikirku dalam hati. Namun aku tak mau pikirkan itu, aku lanjutkan aksiku dengan meremas buah dada sebelahnya..tiba-tiba ia menarik kepalaku.
Kakak sudah basah, sini buka handuk kamu. Aku pun membuka handuk yang menutupi sebagian tubuhku.

Melihat burungku yang sudah berdiri tegang, kakak tersenyum dan langsung menarik tubuhku sampai aku tertidur di ranjang. Tiba-tiba dia sudah berada di dekat selangkanganku dan sudah memegang burungku . aku merasa sensasi yang belum pernah kurasakan. Sambil memegang kakak berkata sekarang kamu rasakan gimana enaknya di emmut..

Tangannya langsung mengocok burungku sambil sesekali lidahnya ia permainkan di sekitar kepala burungku..oh…enak sekali kak…jangan berhenti…kataku..
Semakin bersemangat ia beraksi setelah mendengar eranganku, tiba-tiba burungku ia masukkan ke dalam mulutnya sambil mengisap dan mengocoknya. Muka ku merasa panas. Setelah kakak puas memainkan burungku, kakak menyuruhku untuk membelai vaginanya.

Aku patuh dengan perintahnya. Begitu ku belai, ia tersentak dan memegang dadanya sendiri. Ku coba menggerakkan tanganku di daerah klitorisnya. Ia pun seperti keenakan dengan tindakanku. Semakin bersemangat aku bermain di sekitar klitoris kakak. Kucoba mainkan dengan lidahku sambil sesekali aku gigit klitorisnya dan menghisapnya..sensasi ini sungguh luar biasa…jantungku berdetak kencang…

Ohh..enak sekali…kamu buat kakak basah sekali Charles. Sering nonton bokep yah ? tanyanya.
Ia kak..jawabku sambil tersenyum. Pantess…jawabnya.
Sini burungmu, kakak pakaikan kondom. Kakak sudah ga tahan. Selesai memakaikan kondom, kakak menyuruhku berbaring.

Ternyata dia suka dengan posisi Women on Top. Begitu aku berbaring, ia memegang burungku dan berusaha untuk memasukkannya ke dalam vaginanya yang sudah basah karena aksiku tadi. Begitu burungku menyentuh bibir vaginanya, ia mendesah. Akhh….ahhkk… dan masuklah burungku ke dalam vaginanya.

Dia pun menggerakkan badnnya dengan lincah sambil sesekali memutarkan pinggulnya. Sungguh nikmat rasanya.. kak enak banget kak.. rasanya seperti di jepit-jepit kak..enakk ouhhh…ohh….mendengar suaraku kakak semakin memompa tubuhnya yang sedang berada di atasku..akh…akkh…enakk…oh….
Aku sudah mau orgasme Charles..akh…semakin ia percepat gerakannya…2menit kemudian kakak pun orgasme. Ackhhh…akuu…datang…ahhh…kurasa cairan panas yang mengalir turun di sekitar burungku. Kupikir itu adalah cairan milik kakak karena orgasme tadi..ia pun tersenyum melihatku.

Lalu aku dengan berani meminta kakakku untuk mengganti posisi. Sekarang aku mau ia nungging alias Doggy Style. Ia pun tersenyum dan menuruti kata-kataku. Begitu ia sudah nungging kulihat vaginanya dari belakang, sungguh nikmat melihat vaginanya karena daging di sekitar bibir nya begitu tebal. Perlahan ku masukkan burungku ke dalam vaginanya, oh…hangat sekali..yang ini lebih enak di bandingkan waktu kakak mengemut burungku..dengan kaku ku gerakkan maju mundur pantatku..dia pun mencoba menuntunku dengan menggerakkan pantatnya maju mundur..

Lama kelamaan gerakanku mulai stabil dan tidak kaku lagi.. sesekali aku meremas buah dada kakak yang Nampak menggantung dari belakang sambil kucium pundak dan lehernya..ia pun mengerang dengan hebat serta semakin liar menggerakkan pantatnya. Nikmat sekali kak…akhh…ku pegang pinggulnya sambil ku maju – mundurkan pantatku..sesekali ku dorong keras-keras pantatku sehingga burungku masuk lebih dalam lagi ke vaginanya..akhhh enak…kamu pinter juga yah…Charles..ahh..desahan kakak.

10 menit lamanya burungku berada di dalam vaginanya, dan kurasa spermaku akan keluar..kupercepat gerakanku dan sepertinya kakak mengerti kalau aku akan orgasme, diapun makin mempercepat gerakan pantatnya..akh….kak….oh….ouhhh…akkuu…suudahh..mauu ..oh..keluar…serasa kaki, lutut, paha dan pinggangku terkunci dan kakak langsung mencabut burungku dari vaginanya dan dengan cepat ia membuka kondom yang terpasang di burungku.

Ia pun langsung mengocok dan memasukkan burungku ke dalam mulutnya…croot…ccrrooott….kurasa badanku tersentak beberapa kali…sungguh nikmat rasanya….begitu selesai kakak mengeluarkan sperma yang ada di dalam mulutnya. Aku pun langsung berbaring di tempat tidur..kami melewati malam yang indah di Malaysia. Ia pun dengan wajah kecapean berkata, gimana enakkan rasanya ??

Iya kak rasanya enak banget..terima kasih…sering-sering yah kalau bisa..sambi tersenyum kakak mencubitku dan berkata enak aja..nanti kita lihatlah gimana, jawabnya.

ceritaseks15.blogspot.com | Kami pun melewati liburan dengan bahagia bersama papa dan mama. Sampai sekarang kami berdua masih sesekali bercinta kalau suami kakak sedang keluar kota.

Bagai Mana Ceritanya?
Bagus Bukan!
Jangan Malas Untuk Membagikan Cerita Ini Dan Baca Juga Cerita Lainnya Di Bawah Ini:
Read more

Kamis, 15 September 2016

Ngentot Tubuh Mulus Riska

Cerita Nafsu Birahi - Aku seorang pelajar SMA yang masih duduk di kelas 2, dengan penampilan yang agak culun pakaian selalu rapi di tambah memakai kaca mata. Membuat banyak orang mengira kalau aku anak baik atau setidaknya anak teladan. Dan itu memang benar namun juga bukan berarti aku anak yang belum melakukan adegan layaknya dalam cerita sex, karena aku telah melakukan adegan mesum itu.



Awalnya aku tidak mengira juga kalau akan melakukan hal tersebut, karena setiap hari aku selalu belajar dan belajar di dalam kamar. Dan itu merupakan kebiasaanku sejak masih SD tapi setelah mengenal cerita dewasa, akupun sering membukanya di laptopku. Dan aku membaca cerita sex dan juga lainnya, aku ingat saat itu aku masih kelas 3 SMP sampai kini akupun sering membacanya.

Karena itu pengetahuanku bukan hanya soal pelajaran sekolah. Tapi juga tentang bokep dan lainnya hingga akupun sering membayangkan tentang melakukan hal itu hingga akhirnya aku menginjak kelas 2 SMA, namaku Dodi dan saat ini aku naksir dengan salah satu teman sekelasku Riska namanya. Aku lihat dia begitu cantik apalagi dia memakai seragam yang terlalu mini buat seorang pelajar.

Banyak siswa di sekolah ini yang mencuri perhatian pada Riska, dan dari yang aku tahu Riska sudah pacaran dengan Tyo kakak kelas kami. Tapi karena penampilannya yang mencuri perhatian banyak cowok membuat dia seakan tidak ada pacar di sekolah ini. Banyak sekali godaan yang dilayangkan buat Riska, sedangkan aku hanya bisa melihat mereka yang suka menggodanya.

Akhir semester Riska meminta bantuanku untuk belajar bersama dengannya “Ayolah Dodi… nanti Riska bayar dech..” Katanya merengek padaku, tapi aku pura-pura tidak memperdulikannya padahal dalam hati aku senang sekali. Karena dia selalu memintaku akhirnya akupun mau belajar bersamanya dan sejak saat itu aku harus ke rumah Riska yang tidak begitu jauh dari rumahku.

Sejak saat itu juga aku menjadi lebih dekat dan lebih mengenal Riska. Bahkan diapun sama lebih banyak mengajakku ngobrol baik di rumahnya kala kami belajar bersama dan juga di sekolah, rupanya meskipun terlihat nakal di sekolah ternyata Riska merupakan sosok gadis yang bertanggung jawab. Di rumahnya dia tidak memakai jasa pembantu dan sering kali aku lihat Riska mencuci sendiri dan juga bersih-bersih rumahnya.

Karena memang ayah dan mamanya sama-sama bekerja, jadi dia tinggal sendirian di rumah setelah pulang dari sekolah. HIngga kedua orang tuanya pulang dari tempat mereka kerja. Di sekolah akupun menjadi godaan teman-teman di dalam kelas “Wah.. sekarang Dodi jadi gebetannya Riska lho..” Dan hampir setiap hari mereka melakukan hal itu padaku, dan aku membiarkannya.

Tapi aku sempat melihat kalau Riska malu di goda seperti itu. Hingga suatu hari Riska mengajakku pulang bareng, awalnya aku menolak karena aku tahu dia malu jalan bareng aku. Tapi karena dia memaksa akhirnya kamipun bersama pulangnya, dan seperti biasa juga Riska mengajakku mampir tapi aku menolak karena hari itu bukan hari kami biasa belajar bersama.

Tapi Riska tetap memaksa “Ayolah Dodi.. kamu telpon aja mama kamu.. bilang kalau di ruamhku..” Akhirnya akupun masuk kedalam rumah Riska, setelah ganti pakaian seragamnya dengan terusan mini, sehingga nampak lekuk tubuhnya namun Riska sepertinya santai aja di depanku. Malah dia seolah menantangku untuk aku pegang tubuhnya karena Riskapun mendekat lebih padaku.

Saat dia mempersilahkan aku untuk makan hidangan yang dia suguhkan secara tidak sengaja wajahku dekat sekali dengan toketnya yang menonjol. Kami berdua sama-sama terdiam lama, tapi akhirnya Riska membenamkan toketnya pada wajahku. Mendapatkan kesempatan seperti ini akupun tidak tinggal diam dengan mengingat adegan cerita sex akupun menciumi seluruh toketnya itu.

Hingga akhirnya aku mengulum kedua putingnya secara bergantian “Sssshhhhhh… aaaaaggggh…. eeeeuuuuummmmppphhh…. aaaaaaaggghhhhh… aaaaagggggghhhh..” Desisnya terdengar di telingaku, semakin nakal saja aku mempermainkan putingnya kini bukan hanya aku kulum tapi aku remas juga buah dadanya itu. Bahkan sesekali aku gigit putinya dan membuat Riska menjerit.

Bukan lagi mendesah “Ooouuuwww… aaagghh.. sakiiit Dodi…aaaggghhhh… aaagggggggggggghhh..” Kini aku mengulumnya dengn penuh kelembutan apalagi aku rasa kontolku sudah menegang banget “Gimaaanaaa.. nich.. Ris… dedeeeekku banguuuun… aaagggggghh… ” kataku sambil memperlihatkan celanaku yang sudah mengembang, Riska tersenyum lalu diapun yang melepaskan celanaku.

Setelah nampak kontolku diapun kembali rebahan sambil melebarkan pahanya “Ayo.. sayaaang.. lakukaaan sekaraaang… aaaaaggggghhh… aaaggggggghhh…” Dia menggelinjang mungkin sudah benar-benar sange aku rasa. Dengan perlahan aku masukkan kontolku kedalam memeknya kemudian aku masih terdiam melihat Riska yang memejamkan matanya begitu dia gigit bibirnya.

Akupun menggoyangkan pantatku, searasa nikmat rasanya lalu aku semakin mempercepat goyanganku “OOOuuggggggghh… aaaaagggghh.. oooouugghh….. aaaaagggghhhhh… aaaaggghhh….. ” Kami berdua sama-sama mendesah menikmati permainan dalam adegan cerita sex ini, dan tidak butuh lama bagiku untuk menglami ejakulasi dengan keras aku hentakan kontolku.

Saat itulah muncrat seluruh sperma dalam kontolku “OOouugghh… Rissss… aaaaaggggghhh… aaagggghh.. ” Riska memegang erat bahuku mungkin diapun merasakan hal yang sama. Kami berdua sama -sama tidak lagi bertenaga setelah menikmati puncak klimaks itu, namun dengan lembut aku berikan kecupan pada kening Riska diapun tersenyum padaku dan kembali memeluk tubuhku.

Baca Juga Cerita Nafsu Birahi Lainnya Yang Gak Kalah Seru Dibawah Ini:
Read more

Senin, 12 September 2016

Suamiku Tega Menjual Keperawananku

Cerita Nafsu Birahi - Kisah ini merupakan kisah nyata tentangku, mungkin dengan begini dapat mengurangi rasa kecewaku. Namaku Rianti aku seorang gadis kampung yang baru saja lulus dari SMU, bukannya melanjutkan ke universitas tapi kedua orang tuaku telah merencanakn pernikahanku dengan seorang pemuda yang juga dari kampungku tapi dia sudah berhasil di kota besar yang namanya Jakarta.

Ini terlihat ketika dia pulang dengan membawa mobil mewah dan membagi-bagikan uang pada orang kampung. Sebenarnya usia kami terpaut jauh dia sudah berumur 35 tahun sedangkan aku masih 18 tahun karena baru lulus juga, mungkin karena kedua orang tuaku melihatnya sebagai orang yang sukses merekapun dengan suka rela menerima pinangan mas Bagas namanya.

Mungkin dia melihat aku gadis kampung yang polos dan tidak ada pengalaman sama sekali. Padahal sejak kelas 2 SMU aku sudah berhubungan dengan teman satu sekolahku Feri namanya, bersamanya selama kurang dari dua tahun ini kami belum pernah melakukan adegan layaknya dalam cerita seks seperti kebanyakan teman-teman kami. Memegang tanganku saja Feri masih malu-malu begitu juga denganku.



Diapun terkejut ketika mendengar kalau aku akan segera di persunting mas Bagas. Dan Feri juga sempat menemui kedua orang tuaku dan meminta mereka untuk tidak menerima mas Bagas karena aku sudah berhubungan dengannya, tapi kedua orang tuaku tidak mendengarkan permintaannya. Mereka tetap ngotot untuk menikahkan aku dengan mas Bagas yang terlihat lebih kaya dari Feri.

Pesta pernikahanpun di langsungkan dengan sangat meriah. Namun aku menangis terus di dalam kamarku mengingat Feri pacarku. Selama ini dia begitu mencintaiku dan selalu menjagaku begitu aku juga sangat mencintainya, kami pernah berjanji untuk saling menjaga hati kami dan sempat juga ingin melangkah ke jenjang pernikahan namun kini semua itu kandas sudah.

Setelah pesta usai mas Bagas masuk kedalam kamarku, dan aku kira karena melihatku menangis dia tidak menyentuhku sama sekali. Tapi hingga tiga malam perkawainan kami dia belum juga menyentuhku, sampai akhirnya dia membawaku ke kota Jakarta. Kedua orang tuaku sepertinya bahagia melihatku akan ikut suamiku ke kota besar dan tidak ada yang ikut mengantarku ke Jakarta.

Tapi sampai di sana aku agak bingung karena mas Bagas tidak membawaku ke rumahnya namun dia masuk kedalam sebuah hotel. Aku kira mungkin dia ingin melakukan malam pertama di dalam hotel sehingga cerita seks pertama kali kami disini. Namun agak lama juga aku berada di kursi lobby hotel tersebut, dan beberapa kali juga aku lihat tatapan mata pria memandangku dengan tajamnya.

Sampai akhirnya aku melihat mas Bagas datang dan dia memintaku untuk mengikutinya akupun menuruti saja kemauannya. Ternyata dia membawaku ke lantai 12 hotel ini, aku yang baru pertama kali masuk ke hotel mewah terperanjat melihat semuanya tapi aku bersikap biasa saja. Sampai akhirnya kami masuk kedalam salah satu kamar dan aku kaget ketika di sana ada seorang pria.

Aku ingat pria tadi adalah pria yang melihatku dengan tatapan tajamnya. Seorang pria cina dengan mata sipit dan kulit putihnya, dia memakai kaca mata dan aku kira dia berumur 40 tahunan “Kenalkan Mr.Zhang..ini Rianti cewek yang tadi aku ceritakan..” Dia tersenyum lalu menyentuh daguku “Oo..beautiful….benar-benar cantik..” Aku mundur karena takut dengan sikapnya.

Lebih takut lagi ketika mas Bagas hendak pergi meninggalkan aku ” Mas.. mau kemana?” Dia menoleh ke arahku dan berkata dengan tenangnya “Sudah ..malam ini kamu miliknya.. besok aku jemput kamu..” Diapun pergi meninggalkan aku yang teriak-teriak memanggilnya. Namun bagai tidak terjadi apa-apa dia tetap saja melangkah meninggalkan aku bersama pria sipit ini.

Akupun menangis apalagi aku mendengar kata pria ini “Sudah jangan menangis.. Bagas sudah menjual keperawanan kamu cukup tinggi padaku.. jadi jangan buat aku marah..” Dia kemudian memelukku bahkan terus menciumi seluruh tubuhku, dia remas dengan kerasnya buah dadaku akupun teriak kecil “OOuuw.. jangan…” Tapi pria sipit itu terus melakukan hal itu padaku.

Dalam sekejap pakaianku sudah lepas semuanya, melihatku sudah telanjang di depannya diapun mendorong tubuhku hingga terjungkal di atas kasur “Ayo.. sayaaang… aaaaggghh….. aaaggggghhh…” Dia menindih tubuhku sambil terus menciumi wajah dan tubuhku, saat itu juga ku lihat dia melepas celana dan juga pakaiannya sendiri dan ketika tubuhnya juga telanjang.

Diapun mencoba memasukkan kontolnya pada lubang kemaluanku, tapi berkali-klai dia coba belum juga berhasil. Dan diapun mengambil sesuatu dari meja samping tempat tidur dan mengusapkannya pada kontolnya lalu dia kembali memasukkan kontolnya dan “Aaagghhhh… saaaakit.. om…… aaaagggghhhh….heeegghhh…heeeeeggghh..” Aku menjerit sambil menangis.

Tapi bukannya kasihan dia malah bergerak turun naik meskipun vaginaku sudah memuncratkan darah segar meskipun hanya sedikit. Dan diapun terus menggoyang pinggulnya sambil mendesah-desah “Aaagghh… oooooouuuuggghhh… oooouuugggghhhhh…. oooouugggghh… aaaaaaaaggggghhh…. aaaaggghhh… ” Pria sipit tersebut benar-benar tidak merasa kasihan sama sekali padaku.

Bukan hanya menghentakan kontolnya dalam memekku tangannya juga meremas keras toketku “Ooouuggghh… cantiiiik….. aaaggghhhh… aaaaggggghhhhh… aaaagghhh… aaagghhh…. ” Desahannya semakin panjang dan aku lihat dia semakin cepat melakukan gerakan turun naik di atas tubuhku. Bagai pemain dalam adegan cerita dewasa seks dia terus menikmatinya.

Bahkan ciumannya agak kasar kurasa, dan semakin lama dia semakin “OOouugghh… aaagggghhh… aaaaggggggggghhhh… aagggghh…. ” Ternyata dia sudah menumpahkan sesuatu yang kentl dalam memekku, dan tetap mencium wajahku berkali-kali. Selepas itu diapun terkulai lemas namun bukan hanya sekali dia melakukan adegan seperti dalam cerita seks tapi malam itu sampai berklai-kali.

Sejak saat itu bukan hanya menjual keperawannaku tapi suamiku yang telah menjadi kebanggaan orang tuaku, tetap menjual tubuhku pada teman bahkan kliennya. Rupanya dia memang sengaja menikahiku gadis kampung yang terlihat kecantikannya, hanya untuk diperjual belikan tubuhnya. Dan kini aku hanya bisa menangis karena tidak bisa juga menceritakan pada siapapun karena ancaman dari mas Bagas.

Bagai Mana Ceritanya?
Bagus Bukan!
Jangan Malas Untuk Membagikan Cerita Ini Dan Baca Juga Cerita Lainnya Di Bawah Ini:
Read more

Kamis, 08 September 2016

Cerita Dewasa Sama-sama Selingkuh

Cerita Nafsu Birahi - kali ini menghadirkan cerita sex nyata dari pengalaman seorang Wanita bernama Della. Della ini adalah istri dari seorang dokter yang sedang menjalani spesialisasi. Akibat kekecewaan pada suaminya yang berselingkuh, akhirnya Dellapun ikut berselingkuh juga dengan teman kuliahnya. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.
Butuhsex.com | Cerita Dewasa Sama-sama Selingkuh, Cerita Sex Suster 2016, Cerita Dewasa ABG, Cerita Sex Bispak Terbaru, Cerita Sex Skandal 2016, Foto Cewek Bugil 2016, Foto Cewek Hot Terbaru, Cerita Sex Terbaru 2016,
Namaku Della, usiaku saat ini 34 tahun, statusku sudah menikah. Aku adalah anak sulung yang berasal dari keluarga yang berkecukupan, ayahku berprofesi sebagai pengusaha di bidang perbankan yang sudah cukup berpengaruh di daerahku. Aku menikah dengan suamiku karena perjodohan dari keluargaku. Pembaca sekalian pasti bisa membayangkanlah, sungguh tidak nyaman sekali, bila rumah tangga tidak didasari rasa cinta. Walaupun aku tidak mencintai suamiku, namun rumah tangga kami sudah bertahan selama 10 tahun. Suamiku bernama Rehan, profesinya adalah seorang dokter, dan sekarang dia sedang mengambil spesialisasi dokter bedah di Rumah Sakit Negri di kota kami. Nampak gagah sih profesi suamiku, tapi sayang sekali suamiku mempunyai sakit gila turunan dari keluarganya. Karena suamiku memiliki penyakit gila turunan, maka kamipun memilih untuk megadopsi anak daripada memiliki keturunan sendiri.
Suamiku adalah menantu kesayangan ayahku, hal yang membuat ayahku menyayangi suamiku adalah karena suamiku seorang dokter dan satu hal lagi, kata ayahku suamiku adalah keturunan orang terhormat. Terhormat apanya, dia menjaga nama baiknya saja tidak bisa, apalagi menjaga nama baik rumah tangga kami. Sebenarnya dari pribadiku sendiri walaupun aku tidak mencintai suami tetapi aku selalu setia. Dalam kesetiaanku ini akhirnya aku menyadari bahwa ada pihak ke 3 yang mengganggu rumah tangga kami. Sebagai suami sikapnya sama sekali tidak mencerminkan bahwa dia seorang suami. Rupanya dibelakangku suamiku bermain gila dengan seorang mahasiswi kedokteran umum yang bernama Gita. Sebenarnya sama sekali tidak ada yang menarik dari mahasiswi itu, kalau boleh aku menyombongkan diri, perbedaan aku dan dirinya ibarat langit dan bumi. Tapi entah mengapa suamiku bisa selingkuh dengan mahasiswi itu.
Karena perselingkuhan suamiku, nama baik rumah tangga kami-pun tercoreng, bahkan nama baik orang tuaku-pun ikut tercoreng. Dia sering membawa simpanannya menggunakan mobil pribadi ayahku, karena memang dia belum bisa untuk membeli sebuah mobil. Jangankan untuk membeli mobil untuk membeli bautnya-pun mungkin dia belum mampu. Akhirnya di tengah kejenuhanku, aku mencari kesibukan untuk mendaftar program Magister Manajemen, kebetulan ajaran barunya baru saja dibuka di sebuah Universitas Negri di kotaku. Di sini aku banyak bertemu teman baru, kejenuhan ku mulai sedikit terobati dengan aktivitas belajar baik di kampus maupun di luar kampus.
Pada suatu ketika tiba-tiba aku mendengar bahwa ada salah seorang teman kuliahku yang tinggal di dekat perumahan Gita. Mendengar kabar itu timbulah kembali rasa penasaranku terhadap simpanan suamiku itu. Mulai hari itu juga aku-pun mulai menyelidiki simpanan suamiku melalui bantuan Tomas ( teman kuliahku yang perumahanya sama dengan simpanan suamiku). Pada saat pertama aku mencari informasi tentang lokasi perumahan pada Tomas, dia sempat menaruh curiga terhadap pertanyaanku. Namun aku bergelit untuk berusaha menutupi aib rumah tanggaku agar tidak terbongkar. Tapi karena rasa penasarannya yang begitu besar, pada akhirnya aku tidak bisa menutupi aib rumah tanggaku lagi. Terlebih dia begitu jelas memberi informasi mengenai dimana lokasi tepatnya Gita tinggal dan keadaan sekeliling rumahnya. Pada akhirnya aku-pun meminta tolong kepada Tomas untuk sesekali mengawasi suamiku apakah dia pernah berkunjung ke sana dan misalnya pernah apakah dia sering berkunjung.
Untuk mendapatkan informasi lebih dari Tomas Maka dari itu aku sering berhubungan dengannya. Dari sekedar menerima informasi dan meminta tolong lagi, akhirnya aku tidak dapat menahan lagi penderitaan yang aku alami. Aku akhirnya sering berkeluh kesah mengenai keadaan rumah tanggaku yang sebenarnya. Entah kenapa aku lakukan ini. Tomas adalah totally stranger, yang seharusnya sama sekali tidak mengetahui kondisi intern rumah tangga kami. Tapi bagaimana lagi ? Aku sudah sering berkeluh kesah dengan orang tua mengenai Suamiku. Mereka hanya menyuruh aku untuk bersabar. Dengan adik aku, mereka memang merasa kasihan kepada aku, namun mereka juga tidak bisa berbuat banyak karena kesibukan bisnisnya. Aku juga pernah berkeluh kesah dengan bibi (tante) aku yang belum menikah, namun dengan cepat dia menjawab,
“ Waduh, janganlah bicara itu kepada aku, aku tidak sama sekali tidak tahu masalah seperti itu! ”
Kemana lagi aku harus berkeluh. Pada awal Cerita aku kepada Tomas, dia memang menganjurkan agar aku berbicara kepada orang tuaku. Namun itu merupakan anjuran basi bagi aku. Tomas tidak putus asa. Dia terus memberi dukungan secara moral. Yang membuat diri aku seolah semakin tenang berada di sisinya untuk mendengarkan dan menerima dukungannya.
Kemudian dia pun membuka rahasia mengenai dirinya. Mengenai siapa dirinya sebenarnya dan bagaimana kondisi orang tuanya. Dari situ aku melihat beberapa kemiripan diantara kami berdua. Aku pun mulai comfortable apabila sudah berada di sisinya. Dan pertemuan pun sering kami atur. Entah itu berkedok kelompok belajar atau lainnya.
Hingga akhirnya, entah kenapa tumbuh rasa suka aku kepada dirinya, dan di suatu saat Tomas memberanikan diri untuk menyentuh tangan aku dan memegangnya. Aku merasakan getaran yang ia jalarkan ke diri aku. Akhirnya tanpa aku sangka, ia mengutarakan perasaannya. Perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan terhadap dirinya. Singkat Cerita, kami mulai sepakat saling mengasihi. Dan kami pun mulai secara rutin bertemu untuk berbagi kasih. Walau pun hanya sebatas di dalam mobil aku. Dikejutkanlah aku sewaktu Tomas tiba-tiba mencium bibir aku. Lucu rasanya aku mengenang kejadian tersebut. Seolah aku adalah seorang gadis yang baru pertama kali dicium oleh laki-laki. Aku tidak tahu harus bagaimana. Di satu sisi, aku memang mencintainya. Di sisi lain, aku sudah menikah dan bersuami. Kembali dia melayangkan kecupan dibarengi dengan sedikit lumatan pada bibir aku. Aku tetap tidak berkutik. Hingga akhirnya dia bertanya,
”Kenapa tidak dibalas ? ”
Setelah kami saling tatap untuk beberapa saat. Akhirnya, aku-pun membalas lumatan bibirnya. Kisah kasih kami terus berjalan dengan sedikit bumbu saling cemburu apabila aku terkesan mulai dendengan Suamiku, atau aku mendengar isu bahwa Tomas berkenalan dengan seorang gadis. Tapi itu semua tetap tidak mempengaruhi cinta kami. Percumbuan kami semakin hangat. Dia pun mulai berani menggerayangi bagian-bagian tubuh aku. Baik dengan menggunakan tangannya atau dengan mulutnya. Payudaraku yang berukuran 34B ini sudah sering kali menjadi sasaran empuk mulutnya. Dan aku sangat menikmatinya. Aku pun sering mencumbu dadanya yang lapang, dan sesekali mempermainkan mulut dan lidah aku di pentilnya.
Dia pun sangat menikmatinya. Hingga akhirnya permainan kami mengalami peningkatan. Jemarinya mulai terampil menyusup kepada celana dalamnya dan mempermainkan klitoris aku.
Aku mulai merasakan geli dan nikmat bercampur menjadi satu, terlebih apabila ia kombinasikan dengan mencumbu tubuh aku. Kami saling bergantian mencumbu hingga akhirnya pun aku hanyut dalam kebiasaan melakukan oral sex terhadapnya. Dia begitu surprise saat aku melakukan oral. Tomas tidak menyangka, seperti halnya aku. Aku bahkan sempat terheran pada diri aku sendiri. Banarkah aku melakukan ini? Pertama kali aku melakukan oral sex terhadapnya, memang aku kikuk sekali. Tomas hanya membuka sedikit celana dalamnya hingga kepala kejantanannya tersembul.
Entah kenapa, saat aku sedang mencumbu tubuhnya, aku sangat terdorong untuk mencumbu kejantanannya dan memasukkannya ke dalam mulut aku. Dan sejak saat itu, percumbuan kami belumlah lengkap apabila aku belum melakukan oral sex terhadapnya. Bagi aku, aku merasa memiliki hobby baru. Membuatnya nikmat melalui oral sex. Hingga suatu saat di tengah percumbuan hebat kami dimana pakaian kami sudah hampir terbuka semua. Di jok belakang mobilku di pelataran parkir department store A yang terletak di jalan yang menggunakan nama seorang pangeran. Dia mengangkat rok aku dan menyingkap sedikit celana dalam aku, lalu kemudian dengan cepat dan lembutnya, Tomas mencumbu dan menyapu kemaluanku dengan lidahnya. Sungguh aku dibuatnya kaget dan bingung yang bukan kepalang. Suamiku sama sekali tidak pernah melakukan hal ini terhadap aku.
Di tengah kebingungan itu, aku sama sekali tidak tahu harus berbuat apa. Aku mencintainya, tapi aku sama sekali tidak menyangka hingga sejauh ini kisah asmara kami. Begitu lembutnya dia mempermainkan klitoris aku dengan sapuan lidahnya, Hingga akhirnya rasa bingung itu lenyap di telan rasa geli dan nikmat yang sudah menjalar di sekujur tubuh aku. Aku hanya bisa meremas rambut kepalanya, menekan kepalanya lebih dekat di kemaluanku yang kian membasah. Kenikmatan itu juga yang akhirnya membuat aku mengangkat kedua paha dengan lebih membuka kangkangan keduanya. Setelah kurang lebih lima belas menit dia menjilati klitoris aku dengan berbagai cara, aku disuruhnya rebah di jok belakang dan segera dia menindih aku. Rupanya Tomas telah menurunkan celananya tanpa sepengetahuan aku sewaktu aku masih melayang-layang.
Dengan cepat Tomas menyodorkan kejantanannya menuju bibir kemaluanku. Dan mempermainkan kepala kejantanannya di bibir kemaluanku. Aku kembali menggelinjang. Sama sekali tidak terbesit di benak aku, bahwa kami masih bermain di area parkir sebuah pusat belanja yang terletak di jalan “ D ”. Yang suatu saat dapat dipergoki satpam. Kembali aku tersentak hebat saat kepala kejantanannya menggesek-gesek klitoris aku dengan agak kuat. Tubuh aku mulai bergetar hebat. Apa ini yang dinamakan luapan birahi? Karena kemaluanku yang sudah basah sejak tadi, Tomas tidak mendapat kesulitan untuk akhirnya dengan cepat dan lembut menyelipkan kejantanannya di liang kemaluanku.
Aku kembali tersentak dalam sejuta kenikmatan. Sebuah benda yang besar dan panjang menyelinap masuk secara perlahan, sehingga menimbulkan gesekan halus pada klitoris aku. Tubuh aku mengejang sesaat. Tiba-tiba muncul rasa heran yang amat sangat dalam diri aku.
Selama ini aku tidak pernah merasakan nikmatnya sex dengan Suamiku. Yang aku tahu selama ini, sex adalah menyakitkan. Aku hanya menjadi mesin pemuas nafsu sex Suamiku tanpa peduli apakah aku menikmatinya atau tidak. Nikmat sex seolah-olah hanya dongeng belaka di telinga aku. Tapi, Tomas seolah-olah dia kini memberikan bukti bahwa nikmat sex itu ada. Dan nyata.
Kini aku sadar sepenuhnya. Aku semakin mencintainya. Aku pun kembali larut dalam kebahagiaan nikmatnya sex. Aku pun menyambut cintanya, juga menyambut goyangannya tidak kalah hebat.
Seolah aku ingin menumpahkan dan mencapai kenikmatan sex yang baru aku rasakan dan ingin memberitahunya untuk bersama menikmati sex ini sepuas-puasnya. Entah berapa lama kami bercinta dan saling berpacu dalam nafsu birahi di dalam mobil Genio berwarna gelap. Akhirnya dia membiarkan aku selesai terlebih dahulu. Sungguh aku tidak menyangka bahwa kenikmatan sex itu begitu nyata, menyenangkan dan memuaskan. Aku pun dibuatnya lemas dan tidak bertenaga, terkapar di jok mobil. Telentang tidak berdaya, dengan rasa sejuta bahagia dan kepuasan yang tidak ternilai. Sementara Tomas akhirnya mempercepat ritme ayunan pinggulnya dan aku merasakan adanya semburan hangat di dalam kemaluanku. Semburan sperma Tomas.
Aku sempat khawatir akan kehamilan akibat hubungan kami. Tapi Tomas segera berbisik bahwa dia ingin aku hamil dan membesarkan anak tersebut. Berangsur-angsur kekhawatiran aku menghilang. Di satu sisi, keinginan aku untuk hamil bisa saja terkabul. Dan ini yang aku tunggu.
Akhirnya siasat pun diatur, apalagi golongan darah Tomas sama persis dengan Suamiku. Sejak saat itu, kami pun rutin melakukan hubungan sex untuk saling meluapkan cinta dan memuaskan nafsu birahi kami, dimana pun kami sempat. Bahkan pernah di ruangan kantor aku pada saat sepi, Tomas meminta aku untuk berdiri membungkuk di tepi meja kerja, kemudian aku dan dia bersetubuh dengan gaya doggy style terlebih dahulu mengangkat rok dan menurunkan celana aku dan kemudian mempermainkan kemaluanku dengan lidahnya yang kasat. Kini bukan saja Suamiku yang berselingkuh.
Aku pun turut terjerumus dalam dunia perselingkuhan. Perselingkuhan yang aku rasa adalah abadi. Apakah ini semua karena cinta sejati aku dengan Tomas. Apakah karena awalnya kawin paksa oleh ayahku, hingga tidak pernah ada cinta antara aku dan Suamiku Hingga kini hubungan aku dan Tomas telah berusia dua tahun, baik hubungan komunikasi maupun secara sexual. Kami tetap saling memperhatikan, mengasihi, menjaga dan juga saling mengisi kekurangan satu sama lain. Seperti layaknya suami istri sejati. Kini aku sudah tidak peduli lagi terhadap apa yang dilakukan Suamiku. Anak kandung aku dari hasil hubungan intim aku dengan Tomas dan anak angkat aku pun lebih dekat dengan Tomas ketimbang Suamiku. Entah kenapa, aku sangat berbahagia menjalani semua ini. Aku sudah menemukan cinta sejati aku. Untuk Tomas, apabila Anda membaca Cerita ini, aku ingin mengatakan kepada Anda bahwa kami bertiga sangat mencintai dan merindukanmu.
Read more
 
Blogger Templates